tirto.id - Survei Parameter Politik Indonesia (PPI) mencatat, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai 65,4 persen. Selain itu, sebanyak 67 persen responden juga optimistis pemerintah mampu menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik.
Dalam survei yang sama, tingkat kepuasan terhadap kinerja Prabowo secara khusus tercatat sebesar 65,2 persen. Angka tersebut terdiri atas 62,3 persen responden yang menyatakan puas dan 2,9 persen yang menyatakan sangat puas.
PPI juga memetakan sejumlah program pemerintah yang mendapat penilaian positif dari masyarakat. Program bantuan sosial (bansos) menempati urutan pertama, disusul Sekolah Rakyat di posisi kedua, dan ketiga adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selanjutnya, program sekolah gratis hingga perguruan tinggi berada di urutan keempat. Adapun program cek kesehatan gratis menempati urutan kelima.
Selain program pemerintah, survei PPI juga mengukur penilaian masyarakat terhadap menteri atau pejabat negara yang dinilai memiliki kinerja baik.
Berdasarkan hasil survei, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas sebagai menteri dengan kinerja terbaik oleh responden. Penilaian tersebut antara lain didasarkan pada upayanya mewujudkan swasembada pangan.
Kemudian, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya berada di urutan kedua. Responden menilai Teddy memiliki kinerja baik dengan menggambarkan sosoknya sebagai pejabat yang “sedikit bicara, banyak bekerja”.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir menyusul di posisi ketiga karena responden menilai di bawah kepemimpinan eks Menteri BUMN itu perkembangan tim nasional sepak bola Indonesia cukup pesat.
Sebagai informasi, survei Parameter Politik Indonesia dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi dan 116 kabupaten/kota. Sampel juga mencakup 120 desa/kelurahan dan 120 rumah tangga yang dipilih secara acak.
Responden merupakan penduduk berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka (face-to-face interview). PPI menyebut survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,83 persen.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id

































