Sri Mulyani: Dana Pemda 'Parkir' di Bank Capai Rp200 Triliun

Reporter: Dwi Aditya Putra - 23 Jun 2022 17:57 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Simpanan dana pemerintah daerah (pemda) yang ada di perbankan mencapai Rp200,7 triliun hingga akhir Mei 2022, naik Rp9,18 triliun dibanding April 2022.
tirto.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat, jumlah simpanan dana pemerintah daerah (pemda) yang ada di perbankan mencapai Rp200,7 triliun hingga akhir Mei 2022. Posisi ini naik Rp9,18 triliun atau 4,79 persen dibandingkan posisi April sebelumnya yang hanya Rp191,5 triliun.

"Posisi dana pemerintah daerah di perbankan mencapai Rp200,7 triliun ini melonjak tinggi dibandingkan tahun lalu juga," kata Sri Mulyani dalam APBN Kita, di Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Sri Mulyani mengatakan, dana pemda Mei 2022 ini menjadi tertinggi jika dibandingkan pada tiga tahun periode sama sebelumnya. Misal, pada Mei 2021 dana pemda ada di bank hanya Rp172,5 triliun, kemudian di Mei 2020 Rp165,5 triliun, dan Mei 2019 Rp197,6 triliun.

Bendahara Negara itu melanjutkan secara wilayah, provinsi Jawa Timur memiliki saldo tertinggi simpanan di bank mencapai Rp28,2 triliun pada Mei 2022. Sementara Sulawesi Barat merupakan yang paling rendah yaitu Rp1,15 triliun.

"Dana pemda yang ada di perbankan hampir semua daerah memiliki itu," pungkasnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya jengkel dengan masih banyaknya jumlah simpanan dana pemda yang ada di perbankan. Hingga akhir Maret, posisi simpanan pemda terparkir di bank jumlahnya mencapai Rp202,35 triliun.

Sri Mulyani mengatakan, dana pemda di bank ini lebih besar dibandingkan tiga tahun sebelumnya. Pada Maret 2019, simpanan pemda sempat mencapai Rp200,02 triliun, kemudian turun ke Rp177,52 triliun pada 2020, dan naik lagi menjadi Rp182,33 triliun pada tahun lalu.

"Bulan Maret ini posisi dana pemda di bank meningkat lagi bahkan tembus Rp200 triliun. Ini pernah di 2019 bulan Maret mencapai Rp200 triliun dana pemda di perbankan," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Rabu (20/4/2022).

Sri Mulyani mengatakan besarnya dana pemda di bank ini menunjukkan kemampuan daerah dalam mengelola keuangannya tidak becus. Padahal dana ini bisa digunakan untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah masing-masing.

"Ini menggambarkan pemda punya potensi besar mendorong pemulihan ekonomi dengan menggunakan dananya," pungkasnya.
































Baca juga artikel terkait BELANJA DAERAH atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight