Situasi Terkini Pemilu 2019 di Pusat Dakwah Salafi Radio Rodja

Oleh: Irfan Teguh - 17 April 2019
Situasi terkini Pemilu 2019 di Pusat Dakwah Salafi Radio Rodja Cileungsi, Kabupaten Bogor.
tirto.id - Warga di Kampung Tengah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, sebagai salah satu pusat dakwah Salafi sejak pukul 08.00 mulai mendatangi TPS nya masing-masing.

Namun, di TPS 12 kampung tersebut panitia pencoblosan harus menyeru warga lewat pengeras suara di sebuah masjid, karena hingga pukul 09.25 WIB baru sedikit warga yang menggunakan hak pilihnya.

Agus Hasanudin, Direktur Radio Rodja mengatakan, Kampung Tengah dan para pendengar radio yang dipimpinnya merupakan warga yg majemuk, baik secara afiliasi ormas keagamaan, etnik, maupun afiliasi politik.

Menurutnya, Radio Rodja sendiri sebagai salah satu media dakwah Salafi tidak pernah membahas soal pemilu 2019. Jamaah pengajian tak pernah diimbau ataupun dilarang untuk berpartisipasi dalam pemilu.

"Cukup di hati saja [kalau soal pemilu]," ujarnya.

Persis di depan Radio Rodja terdapat TPS 13. Jika dibandingkan dengan TPS 12, di TPS ini warga cukup banyak yg mendatangi TPS.


Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Serentak 2019 pada 17 April 2019.

Masyarakat yang mendapatkan hak pilihnya diharapkan kedatangannya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan dibuka pada pukul 07.00 WIB.

"TPS akan buka pukul 07.00 waktu setempat sampai dengan pukul 13.00 waktu setempat," ujar Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Setelah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) membuka TPS, akan dilaksanakan dulu rapat antara petugas KPPS dan saksi. Rapat dibuka dengan pengambilan sumpah petugas KPPS yang disaksikan saksi dan pemilih yang sudah hadir.

Selanjutnya, petugas KPPS membuka satu per satu kotak suara yang sebelumnya masih disegel. Petugas mengeluarkan sejumlah surat suara dari setiap kotak suara untuk dihitung.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Irfan Teguh
(tirto.id - Politik)

Reporter: Irfan Teguh
Penulis: Irfan Teguh
Editor: Yantina Debora