Sinopsis Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini: Film Ardhito Pramono

Oleh: Dhita Koesno - 13 Januari 2022
Dibaca Normal 1 menit
Nonton film Ardhito Pramono "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)" dan sinopsisnya.
tirto.id - Film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (NKCTHI) merupakan film drama keluarga yang dirilis pada 2 Januari 2020 kemudian tayang di Netflix sejak 23 Mei 2020.

Film NKCTHI yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko menghadirkan Ardhito Pramono sebagai salah satu pemeran utamanya, aktor dan penyanyi yang ditangkap karena kasus narkoba pada 12 Januari 2022.

NKCTHI mengisahkan tiga saudara kandung hidup dalam keluarga yang tampak bahagia, namun salah satu dari mereka berubah dan diperingatkan oleh orang tuanya.

Hal ini mendorong pemberontakan dari tiga saudara kandung yang mengarah pada terungkapnya rahasia dalam keluarga mereka.

Berdurasi 121 menit, film ini berhasil masuk nominasi dan memenangkan beberapa ajang penghargaan film dan musik tahun 2020, yakni Festival Film Bandung (FFB), Festival Film Indonesia (FFI), Indonesian Movie Actors Awards (IMAA), Indonesian Music Awards (IMA), dan Maya Awards.

Di film ini, Ardhito Pramono yang berperan sebagai Kale serta menulis soundtrack berjudul Bitter Love, dan Fine Today menang penghargaan untuk kategori Penulis Lagu Terbaik (Fine Today) di FFI.

Ardhito Pramono juga menang sebagai Artis Pendatang Baru Favorit di IMAA, dan Artis Kontemporer Jazz Terbaik untuk lagu Fine Today di IMA.

Selain Ardhito, film ini dibintangi oleh Rachel Amanda, Rio Dewanto, Sheila Dara Aisha, Donny Damara, Susan Bachtiar, Oka Antara, Niken Anjani, dan Agla Artalidia.

Di situs IMDb, film ini berhasil mendapat skor 7,5/10 berdasarkan 1100 penilaian.

Sinopsis Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)


Angkasa (Rio Dewanto), Aurora (Sheila Dara Aisha), dan Awan (Rachel Amanda) adalah saudara kandung yang hidup dalam keluarga yang tampak bahagia.

Setelah mengalami kegagalan besar pertamanya, Awan bertemu dengan Kale (Ardhito Pramono).

Kale adalah seorang bocah eksentrik yang memberi Awan pengalaman hidup baru, tentang patah, bangkit, jatuh, tumbuh, menjadi sesuatu, dan semua ketakutan orang pada umumnya.

Awan pun perlahan mulai berubah sikapnya dan perubahan sikap Awan mendapatkan tekanan dari orang tuanya.

Hal ini mendorong pemberontakan dari tiga bersaudara, yang mengarah pada penemuan rahasia yang lebih besar dan trauma dalam keluarga mereka.



Baca juga artikel terkait ARDHITO PRAMONO atau tulisan menarik lainnya Dhita Koesno
(tirto.id - Film)

Penulis: Dhita Koesno
Penyelia: Iswara N Raditya
DarkLight