Seleksi CPNS 2019: IT Jadi Formasi Prioritas ASN Pemkot Kendari

Oleh: Yulaika Ramadhani - 16 Agustus 2019
Dibaca Normal 2 menit
Pada seleksi CPNS 2019, Pemkot Kendari akan membuka pendaftaran, dengan memprioritaskan tenaga teknologi informasi (TI).
tirto.id - BKN mengumumkan secara resmi, jadwal pendaftaran CPNS dibuka pada Oktober 2019. Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada bulan Oktober 2019 mendatang, dengan memprioritaskan tenaga teknologi informasi (TI).

"Dalam perekrutan CPNS 2019 nanti, yang paling banyak kita usulkan adalah tenaga IT, karena sesuai dengan kebutuhan kota dalam rangka mendukung Visi Misi Kota Kendari," kata Plh Wali Kota Kendari, Nahwa Umar, di Kendari, Kamis (15/8/2019) sebagaimana diwartakan Antara.

Ia menjelaskan, visi Kota Kendari yaitu mewujudkan kota layak huni berbasis teknologi informasi.

"Di perekrutan CPNS kali ini, ada sekitar 75 persen tenaga IT yang akan diprioritaskan dari kurang lebih 200 kuota yang telah diusulkan, sementara selebihnya dibutuhkan bidang akuntansi," ujarnya.


Kota Kendari sudah menyiapkan program-program pelayanan digital, salah satunya program Laika. Program ini akan memudahkan masyarakat melakukan pengurusan administrasi di kantor kelurahan ataupun di kecamatan.

Selain itu ada juga program "buttom fire" (tombol api) yang memudahkan masyarakat melaporkan titik lokasi jika terjadi kebakaran, dengan sistem GPS.

Selain itu, pelayanan masyarakat tingkat OPD juga sudah banyak berbasis IT, seperti tenaga kesehatan yang sudah menggunakan aplikasi yang disebut Sistem Informasi Kesehatan Daerah (Sikda).

Demikian pula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari yang sudah meluncurkan aplikasi jendela informasi yang disebut e-spasial.

"Hampir di seluruh OPD sudah menyediakan pelayanan berbasis IT yang dapat diakses oleh masyarakat dengan cepat dan mudah, cara-cara kerja seperti ini jelas membutuhkan tenaga-tenaga IT untuk menunjang pelayanan yang lebih maksimal," jelasnya.


Untuk mempersiapkan pendaftaran CPNS 2019, Tirto menghimpun sejumlah informasi seleksi ASN tahun 2018.

Mekanisme pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 secara garis besar adalah sebagai berikut:

Alur Pendaftaran Peserta CPNS 2018 di Situs SSCN BKN:

1. Calon peserta mendaftar dengan mengakses situs http://sscn.bkn.go.id
2. Peserta memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sudah terverifikasi Dukcapil
3. Jika NIK sudah terverifikasi oleh sistem Dukcapil, calon peserta bisa membuat akun dan mendapat bukti daftar akun
4. Setelah itu, calon peserta bisa mencetak kartu pendaftaran
5. Kemudian, calon peserta memilih formasi di institusi pilihannya dan mengunggah berkas persyaratan
6. Semua berkas persyaratan dalam bentuk soft copy (PDF/foto)
7. Direncanakan berkas foto peserta harus berupa swafoto (selfie) dengan membawa KTP dan kartu peserta
8. Setiap instansi penyedia formasi CPNS dipersilakan mengajukan syarat tambahan disamping persyaratan utama
9. Contoh berkas persyaratan paling utama ialah KTP, Ijazah dan Surat Lamaran
10. Usai diunggah di SSCN BKN, berkas persyaratan calon peserta akan diverifikasi kelengkapan dan kevalidannya
11. Jika berkas pendaftar lolos verifikasi, peserta bisa mencetak kartu peserta tes CAT BKN
12. Status pelamar yang lolos verifikasi akan dipublikasikan situs SSCN BKN atau media milik instansi pembuka lowongan CPNS.

Mekanisme dan Ketentuan Ujian CAT BKN CPNS 2018

1. Tes dengan sistem CAT BKN ialah tahapan setelah proses seleksi administrasi
2. BKN mengklaim tes dengan sistem CAT BKN akan memunculkan hasil akurat dan transparan
3. Hasil tes CAT BKN ini juga direncanakan akan keluar dengan cepat tak lama usai ujian
4. BKN akan memastikan semua soal tes CAT BKN terenskripsi untuk mencegah kebocoran
5. Lokasi tes CAT BKN bisa di setiap kantor regional BKN atau instansi penyedia formasi yang memiliki sarana memadai
6. Saat ini tersedia setidaknya 66 lokasi tes CAT BKN yang sudah siap menyediakan sarana ujian
7. Meski sarana pendukung tes bisa disediakan setiap instansi, sistem ujian CAT tetap disediakan BKN
8. Panitia dari instansi penyedia sarana tes CAT BKN bertugas menangani pengumpulan dan pemeriksaan peserta
9. Di ruangan tes, baik yang sarananya disediakan BKN maupun instansi, hanya pihak BKN yang berwenang mengawal proses ujian.


Baca juga artikel terkait CPNS 2019 atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Sosial Budaya)


Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH
DarkLight