Menuju konten utama

Sekolah Rakyat Permanen Pasuruan Siap Sambut Siswa pada Juli

Tahap pembangunan Sekolah Rakyat permanen Pasuruan mencapai lebih dari 80 persen. Dua fasilitas pendidikan tersebut siap digunakan mulai Juli mendatang.

Sekolah Rakyat Permanen Pasuruan Siap Sambut Siswa pada Juli
Proses pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. foto/Dok. Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memasuki tahap akhir. Dua fasilitas pendidikan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 14 Juli 2026.

Di Sekolah Rakyat permanen Purworejo, Kota Pasuruan, progres pembangunan telah mencapai 80,921 persen per Rabu (17/6/2026). Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Deska, optimistis proyek dapat rampung sesuai target dengan sisa waktu yang tersedia.

"Secara realistis Juli kita kejar," ujar Deska, Kamis (18/6/2026).

Optimisme Deska bukan tanpa dasar lantaran selaras dengan kondisi nyata di lapangan. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah fasilitas utama seperti ruang kelas, ruang guru, asrama, kantin, rumah pompa, dan lapangan telah tertata. Aula serbaguna dan masjid juga memasuki tahap finishing. Fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas seperti tangga ramp dan guiding block turut telah tersedia.

Untuk mengejar penyelesaian pembangunan, sebanyak 1.408 pekerja dikerahkan dengan waktu kerja hingga 16 jam per hari.

Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Pasuruan yang berada di Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan, juga menunjukkan perkembangan serupa. Di lahan seluas lebih dari 6 hektare tersebut telah berdiri ruang kelas, asrama, perpustakaan, masjid, dan fasilitas pendukung lainnya.

"Progress (pembangunan) sudah mencapai 82,28 persen per hari ini," jelas Mahendra, Site Engineer Manager PT Nindya Karya merujuk keterangan tertulis.

Ia optimistis penyelesaian proyek dapat tercapai pada Juli dengan dukungan sumber daya yang tersedia.

Kesiapan pembangunan juga disambut pihak sekolah. Kepala Sekolah SRMP 28 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini, mengatakan pihaknya telah menyiapkan perpindahan guru, tenaga pendidik, dan siswa menuju lokasi permanen di Purworejo.

Di tempat baru tersebut nanti akan ditempati 50 siswa SMP yang sudah existing dan tambahan sekitar 270 siswa baru. "(Dari) sisi fisik bangunan luar biasa, Alhamdulillah," katanya.

Hal serupa disampaikan Kepala Sekolah SRT 48 Kabupaten Pasuruan Iqbal Tawakal dan Kepala Sekolah SRT 3 Pasuruan Julianto. Keduanya menyatakan kesiapan untuk menempati Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Pasuruan menjelang open house dan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada Juli mendatang.

Open house akan menghadirkan para calon siswa, orangtua calon siswa, serta masyarakat sekitar untuk melihat langsung kondisi utuh Sekolah Rakyat permanen.

"Tanggal 11 Juli pindahan, semoga mulai bisa tempati asrama, sekolah, dan kantin," harapnya seraya menjelaskan nanti sekolah akan ditempati total 240 siswa.

Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan yang telah memasuki fase akhir. Menurutnya, tahap berikutnya adalah memastikan proses transisi operasional dari Sekolah Rakyat rintisan menuju Sekolah Rakyat permanen berjalan lancar.

"Tinggal kemudian mengawal fase krusial transisi operasional dari sekolah rakyat rintisan ke sekolah rakyat permanen," tuturnya.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis