Resep Menu Idul Adha: Kari Daging Kambing Praktis & Tidak Prengus

Oleh: Nirmala Eka Maharani - 29 Juli 2020
Dibaca Normal 3 menit
Bagaimana cara memasak menu kari daging kambing enak, praktis dan tidak prengus?
tirto.id - Hari Idul Adha diperingati setiap 10 Dzulhijah yang jatuh di tanggal 31 Juli 2020. Hari Raya Kurban selalu identik dengan memasak daging bersama, baik daging kambing atau juga sapi.

Salah satu rekomendasi olahan daging kambing saat Idul Adha adalah kari kambing. Selain rasanya yang pedas dan kuat, kari ternyata juga memiliki berbagai nutrisi yang terkandung dalam bumbunya. Bumbu-bumbu kari seperti kunyit dan ketumbar dikenal sebagai anti inflamasi serta pembersih alami yang berperan untuk mendetoks tubuh.

Berikut resep kari daging kambing enak, praktis, dan sederhana yang dilansir dari bango.co.id :

Bahan :

- 600 gr daging kambing bagian paha, potong potong
- liter santan (1 butir kelapa)- 500 ml encer dan 500 ml kental
- batang serai, memarka
- sdm minyak untuk menumis
- 2 sdm kecap manis
- Daun kari
Bumbu rempah :
- 5 lembar daun jeruk
- cm lengkuas, memarkan
- cm kayu manis

Bumbu halus:
- 10 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- sdm bubuk kari
- sdt garam
- ½ sdm gula pasir
- 10 buah cabai merah keriting
- Atau jika tidak pakai bubuk kari bisa diganti dengan bumbu sbb:
- cm jahe
- cm kunyit
- butir kemiri sangrai
- ½ sdm ketumbar sangrai
- 4 butir cengkeh sangrai
- 2 butir pekak sangrai
- 3 butir gardamon, sangrai

Cara memasak :
- Panaskan minyak, tumis bumbu rempah dan bumbu halus sampai harum.
- Masukkan daging kambing dan aduk hingga berubah warna.
- Tuangkan santan encer, masak daging hingga lunak dan hampir matang. Sesekali aduk agar santan tidak pecah.
- Jika santan encer sudah menyusut tapi daging belum empuk, bisa ditambahkan air panas.
- Tuang santan kental, aduk dengan api kecil, lalu diamkan hingga daging benar-benar empuk dan matang, selalu koreksi rasa ketika memasak.
- Masukkan daun kari dan kecap manis
- Jika bumbu sudah merata dan daging sudah empuk, angkat. Siap disajikan!


Ada beberapa cara untuk mencegah bau prengus pada daging kambing:

1. Daging langsung direbus tanpa dicuci

Laman bango.co.id menyebutkan, salah satu cara untuk mencegah bau prengus pada daging kambing adalah dengan menghindari mencuci daging sebelum dimasak. Hal ini disebut dapat memunculkan bakteri yang menyebabkan keluarnya bau prengus dari dalam daging.

Dalam pengolahannya, daging kambing tersebut sebaiknya langsung direbus hingga mendidih.


2. Daging kambing dicuci dan dibaluri rempah

Selain itu ada cara lain untuk mencegah bau apak pada daging kambing, meskipun sebelumnya telah dicuci. Daging kambing yang dicuci tidak masalah karena hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang ada di daging seusai disembelih.

Setelah dicuci, barulah daging kambing tersebut dibaluri dengan campuran rempah yang telah dihaluskan seperti jahe, kunyit, kapulaga, kayu manis, cengkeh dan bawang putih untuk menghilangkan bau prengus yang muncul.

Kemudian diamkan selama setengah jam, lalu daging ini bisa direbus dan diolah untuk berbagai resep masakan. Selain untuk menghilangkan bau tak sedap, rempah-rempah itu juga dapat membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat.

3. Daging dimasak dengan nanas atau mentimun

Adapun cara lain dalam mengatasi bau prengus tersebut yakni dengan menggunakan buah nanas. Selain digunakan sebagai bahan pengempuk daging, aroma yang kuat dari buah ini disebut dapat mengatasi bau amis pada daging.

Caranya yakni dengan mencampurkan daging kambing ke dalam buah nanas yang sudah diparut, remas perlahan lalu diamkan beberapa saat.

Selain nanas, Anda juga bisa menggunakan mentimun. Untuk caranya hampir sama seperti buah nanas. Getah pada mentimum disebut bisa meminimalisir bau prengus yang ada pada daging kambing.

Perasaan jeruk nipis atau jeruk limau juga disebut dapat menghilangkan bau prengus pada daging kambing.


Baca juga artikel terkait IDUL ADHA 2020 atau tulisan menarik lainnya Nirmala Eka Maharani
(tirto.id - Gaya Hidup)

Kontributor: Nirmala Eka Maharani
Penulis: Nirmala Eka Maharani
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight