Rekomendasi Kado untuk Hari Guru Nasional 2022

Kontributor: Lucia Dianawuri, tirto.id - 23 Nov 2022 09:09 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Rekomendasi kado yang bisa diberikan untuk guru pada Hari Guru di antaranya stationary hingga karangan bunga dan kartu ucapan buatan sendiri.
tirto.id - Tanggal 25 November adalah peringatan Hari Guru Nasional yang bersamaan dengan peringatan hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Momen hari Guru Nasional adalah momen penting yang layak untuk diperingati karena kita semua berhutang pada sosok guru. Tanpa guru, bisa jadi, banyak dari kita yang tidak akan pernah bisa membaca, atau akhirnya bisa mencapai cita-cita.

Secara simbolis pemerintah telah mengeluarkan Pedoman Pelaksanaan Upacara Bendera dalam Rangka memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2022, dan sebagai mantan murid-murid yang berhutang jasa pada guru, ada baiknya kita sesekali mengungkapkan rasa terima kasih kita kepada para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa itu. Misalnya dengan memberi kado kepada guru tercinta.

Berikut adalah beberapa rekomendasi kado yang bisa kita berikan kepada guru tercinta. Namun, sebelum melihat rekomendasi kado, ada baiknya kita mengetahui sejarah singkat mengapa tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional.

Sejarah Hari Guru Nasional



Sejarah Hari Guru Nasional tidak bisa dilepaskan dari Hari PGRI, karena peringatan Hari Guru Nasional ini bisa hadir akibat kelahiran PGRI pada 25 November 1945.

Jika ditelisik jauh ke belakang, sejarah Hari Guru Nasional ini dimulai dari 1912 saat guru-guru pribumi mulai berorganisasi dalam Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Ketika itu, seluruh elemen pengajar masuk dalam organisasi ini, mulai dari para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan pemilik sekolah.

PGHB ini memicu munculnya berbagai organisasi seperti Persatuan Guru Bantu (PGB), Perserikatan Guru Desa (PGD), Persatuan Guru Ambachtschool (PGAS), Perserikatan Normaalschool (PNS), dan Hogere Kweekschool Bond (HKSB).

Dikutip dari buku Sejarah Singkat Persatuan Guru Republik Indonesia (2020), pada 1932 sebanyak 32 organisasi guru dari berbagai latar dan golongan akhirnya memutuskan bersatu dan mengubah nama PGHB menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).

Akhirnya setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Kongres Guru Indonesia dihelat di Surakarta pada 23-25 November. Pada 25 November itulah PGRI lahir. Hingga kini, melalui Keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994, 25 November terus diperingati sebagai Hari Guru Nasional.

Rekomendasi kado untuk Hari Guru



Beberapa rekomendasi kado yang menarik untuk diberikan kepada guru, yang juga jadi pahlawan kita itu diantaranya adalah:

1. Buku favorit

Guru kita pasti punya pengarang favorit yang selalu menginspirasinya. Supaya kado kita punya nilai khusus dan bisa membuat guru bahagia, memberi kado buku favorit tentu bisa jadi pilihan menarik. Selain memberi inspirasi, kado kita itu akan selalu dibaca dan akan selalu terkenang dalam ingatannya.

2. Stationary

Guru pasti akan selalu membutuhkan peralatan tulis dalam pekerjaannya sehari-hari. Memberikan stationary atau peralatan tulis yang komplit, sekaligus punya bentuk menarik, pasti akan membuat guru kesayangan kita itu bahagia.

3. Satu keranjang berisi camilan favorit

Semua orang pasti senang dengan makanan kecil yang enak. Memberikan satu keranjang camilan favorit, pasti akan membuat mood guru kita itu baik, dan ia pasti akan tersenyum gembira. Everybody loves a good food.

4. Memory book

Mengajak kawan-kawan satu kelas berpartisipasi menciptakan kado untuk guru favorit pasti akan menyenangkan.

Buatlah buku memori berisi foto-foto kawan sekelas bersama guru favorit, berbagai quote favorit, termasuk kesan-kesan para murid terhadap guru kesayangan. Buku memori ini pasti akan membuat guru kita itu terharu.

5. Karangan bunga dan kartu ucapan buatan sendiri

Guru kesayangan pasti akan tersenyum bahagia bila mendapatkan karangan bunga, apalagi ditambah dengan kartu ucapan yang kita buat sendiri. Bunga yang cantik dan harum menyimbolkan rasa terima kasih dan sayang kita kepada guru yang hanya bisa dikatakan dengan bunga, ini persis kata sebuah quote "Say It With Flowers".


Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan menarik lainnya Lucia Dianawuri
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Lucia Dianawuri
Penulis: Lucia Dianawuri
Editor: Nur Hidayah Perwitasari

DarkLight