Menuju konten utama

Reaksi Para Rival Juventus Soal Transfer Ronaldo ke Liga Italia

Transfer Cristiano Ronaldo oleh Juventus membuat para rival klub tersebut di Liga Italia gerah.

Reaksi Para Rival Juventus Soal Transfer Ronaldo ke Liga Italia
Lucas Torreira mencoba menghentikan laju Cristiano Ronaldo pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 antara Timnas Uruguay vs Timnas Portugal di Fisht Stadium, Sochi, Rusia, Minggu (01/07/2018). AP Photo/Themba Hadebe

tirto.id - Cristiano Ronaldo akan diperkenalkan sebagai pemain baru Juventus pada Senin (16/7/2018) waktu Italia. Kedatangan bintang internasional Portugal yang harga transfernya mencapai 112 juta Euro ini mengundang reaksi dari para rival Juventus di Liga Italia. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis dan mantan bos AC Milan, Silvio Berlusconi angkat bicara.

"Konferensi pers CR7 akan dimulai pada pukul 18.30 di Stadion Allianz yang dapat Anda ikuti secara langsung melalui Facebook, Youtube, Juventus.com, dan Juventus Pass. Ini akan menjadi hari yang tidak terlupakan," tulis laman resmi Juventus.

Klub berjuluk Bianconeri tersebut layak memamerkan keberhasilan mereka dalam menarik Cristiano Ronaldo ke Liga Italia. Juventus, sang juara kompetisi dalam tujuh musim beruntun, mendapatkan tambahan amunisi luar biasa dari sosok pencetak gol terbanyak dalam sejarah Real Madrid tersebut.

Selama sembilan musim memperkuat Real Madrid, catatan 'terburuk' Cristiano Ronaldo adalah kala membukukan 33 gol pada musim pertamanya, 2009-2010. Setelah itu, dalam delapan musim beruntun, koleksi gol CR7 setiap musimnya tidak pernah lebih rendah dari angka 42.

Atas alasan ketajaman Ronaldo yang masih luar biasa di usia 33 tahun inilah, Ramon Calderon, mantan presiden Real Madrid yang dahulu berjasa mendatangkannya dari Manchester United pada musim panas 2009, meradang. Ia menganggap, Florentino Perez melakukan kesalahan fatal dengan menjual sang bintang.

"Menjual Cristiano bukanlah kabar baik, entah itu seharga 100 juta euro atau satu miliar Euro. Memang benar, kami mencantumkan klausul (pemutusan kontrak) sebesar satu miliar Euro untuk mencegah tim lain tertarik kepadanya di waktu yang akan datang.

"Namun, (klausul sebesar itu juga berarti) tidak ada pemain lain yang seperti Cristiano. (Penjualan) ini adalah kesalahan bersejarah (Real Madrid)," tutur Calderon dikutip AS.

Sementara Ramon Calderon mengeluhkan langkah Florentino Perez menjual Cristiano Ronaldo, para rival Juventus di Liga Italia mengeluarkan reaksi 'negatif'.

Selama ini Juventus sudah sangat sulit dikejar siapapun dengan materi bintang mereka. Apalagi ketika ditambah pencetak gol ulung seperti jebolan akademi Sporting Lisbon.

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis menuturkan, pihaknya tidak mungkin mampu mengeluarkan uang seperti yang digelontorkan Juventus.

"Ronaldo (sempat) juga ditawarkan ke Napoli. (Jorge) Mendes, sang agen, menelepon saya. Kami (Napoli) menyusun tawaran untuknya. (Tapi) uang 350 juta Euro yang diinvestasikan Juventus (untuk Ronaldo, termasuk gaji) berada di luar jangkauan kami. Napoli berisiko bangkrut (jika memaksakan itu)," tuturnya kepada La Reppublica.

Silvio Berlusconi, mantan presiden AC Milan, melihat kedatangan Ronaldo membuat Rossoneri bagai kalah sebelum bertanding. AC Milan sendiri, terakhir kali juara Liga Italia delapan tahun lalu, sebelum dominasi Juventus begitu kuat, sedangkan mereka justru terpuruk.

"Apa efek (kedatangan Ronaldo)? Bagi Milan, hal itu memiliki efek yang mengerikan. Tetapi sebenarnya kedatangan seorang pemenang mutlak seperti Cristiano Ronaldo adalah berita baik tidak hanya untuk Juventus, tetapi untuk seluruh sepakbola Italia," tutur Berlusconi kepada Il Giornale.

Baca juga artikel terkait LIGA ITALIA atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Fitra Firdaus