Indeks Hacker

Hukum
Jumat, 9 Nov 2018

Motif 4 Hacker Remaja Meretas Situs Instansi Pemerintah di Sultra

Empat pelaku peretasan situs instansi pemerintah di Sultra masih berusia belasan tahun. Mereka melakukan peretasan dengan motif membuktikan kemampuannya.
Hukum
Jumat, 9 Nov 2018

Empat Peretas Remaja di Sultra Tak Terkait Radikalisme

Empat peretas remaja di Sulawesi Tenggara, yang  berhasil ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, tak berkaitan dengan radikalisme.
Hukum
Jumat, 9 Nov 2018

Polisi Ungkap Modus Grup Hacker Black Hat dalam Merekrut Anggota

Pengelola Grup Whatsapp Official Black Hat diduga merekrut anggota, termasuk anak-anak, untuk dilatih menjadi hacker melalui media sosial dan permainan game online.
Hukum
Jumat, 9 Nov 2018

Polri Tangkap 3 Hacker di Bawah Umur yang Retas Situs Pemerintah

Keempat hacker meretas satu situs pemerintah di Unaaha, Sulawesi Tenggara.
Sabtu, 7 Juli 2018

Situs KPU Diretas, TGB Dukung Jokowi, SKM - Tirto Ringkas

Ketinggalan berita minggu ini?
Tenang kami sudah merangkum
berita untuk kalian.
Hukum
Selasa, 20 Mar 2018

Polri Minta PPATK Telusuri Rekening Peretas Surabaya Black Hat

Polisi meminta bantuan kepada PPATK untuk menelusuri aliran dana di rekening kelompok hacker "Surabaya Black Hat", terkait adanya kemungkinan pihak lain yang juga ikut terlibat dalam kasus tersebut.
Teknologi
Senin, 19 Mar 2018

White Hat, Para Peretas Baik dengan Bayaran Selangit

Aksi peretasan White Hat dilakukan agar pengelola atau pemilik situs tahu bahwa sistemnya masih memiliki celah keamanan.
Hukum
Jumat, 16 Mar 2018

Pendiri Surabaya Black Hat Tak Menolak Jika Diminta Bantu Polri

Menurut KPS, pendiri Surabaya Black Hat, tidak ada orang yang menolak bekerja untuk kepolisian.
Hukum
Kamis, 15 Mar 2018

Alasan Surabaya Black Hat Sasar Situs di Luar Negeri

Alasan Surabaya Balck Hat meretas situs luar negeri dan tidak menyasar Indonesia untuk menghindari hukuman pidana.
Hukum
Kamis, 15 Mar 2018

Surabaya Black Hat Akui Kerap Meretas Situs Online Shop

Situs online shop dianggap sebagai yang paling menarik untuk diretas komplotan Surabaya Black Hat.
Teknologi
Kamis, 15 Mar 2018

Kisah Hacker Surabaya: dari Point Blank hingga ke 42 Negara

Seorang anggota Surabaya Black Hat bercerita bagaimana awal mula tertarik dengan dunia peretasan dan pada akhirnya bergabung dalam sindikat.
Hukum
Rabu, 14 Mar 2018

Surabaya Black Hat Juga Rajin Retas Situs Pemerintah di Jawa Timur

Selain meretas banyak situs di puluhan negara, kelompok Surabaya Black Hat juga menyerang website milik institusi pemerintahan di Jawa Timur.
Hukum
Rabu, 14 Mar 2018

Anggota Surabaya Black Hat adalah Mahasiswa Teknologi Informasi

Pelaku adalah mahasiswa jurusan teknologi informasi di salah satu perguruan tinggi di Surabaya.
Hukum
Selasa, 13 Mar 2018

Surabaya Black Hat Bobol Ribuan Sistem di 40 Negara

Black Hat Surabaya meminta korban untuk membayar sejumlah uang melalui Paypal dan Bitcoin.
Politik
Kamis, 26 Okt 2017

Membela Timor Timur, Meretas Indonesia

Salah satu perang ciber paling seru di awal era internet menyasar Indonesia karena kasus kekerasan di Timor Timur.
Teknologi
Kamis, 8 Jun 2017

Krisis Qatar dan Catatan Peretasan Stasiun TV

Negara-negara tetangga memutuskan hubungan Qatar. Akses darat, laut, dan udara, terlarang bagi Qatar. Ini semua dipicu oleh peretasan terhadap stasiun TV milik mereka.
Politik
Rabu, 7 Jun 2017

Dalang Perpecahan Qatar dan Arab Saudi adalah Hacker Rusia?

FBI menuding peretasan stasiun TV Qatar dilakukan oleh peretas Rusia. Meretas saluran televisi bukanlah hal yang sulit.
Teknologi
Rabu, 31 Mei 2017

Dewan Pers Gunakan Jasa Pihak Luar untuk Pulihkan Laman

Dewan Pers hingga masih melakukan upaya pemulihan lamannya yang diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Teknologi
Sabtu, 20 Mei 2017

Para Peretas yang Dibutuhkan Dunia


Mitos bahwa peretas pasti jahat dan merugikan bukan hanya keliru, melainkan juga tak adil.
Teknologi
Rabu, 17 Mei 2017

The Shadow Broker, Pemilik 75 Persen Senjata Siber Amerika

The Shadow Broker merilis EternalBlue, eksploit milik NSA yang kemudian dimanfaatkan oleh WannaCry untuk menyebar. Mereka kini mengklaim memiliki 75 persen senjata siber Amerika.