Indeks Current Issue

Daripada Oposisi Cuma Minoritas, Jokowi Sebaiknya Rangkul Semua
Jokowi disarankan merangkul semua parpol masuk koalisi pemerintah. Sebab, oposisi minoritas di parlemen hanya sekadar formalitas, tanpa memberikan dampak yang signifikan.

Garuda Larang Penumpang Ambil Gambar: Cara Aneh Tutupi Kekurangan
Ekonom Indef menilai larangan mengambil gambar di pesawat malah mengundang persepsi konsumen yang menduga Garuda ingin menutup-nutupi kekurangan dalam hal pelayanan.
Yang Perlu Diketahui Soal Recall Toyota Rush di Indonesia
Puluhan ribu Toyota Rush mesti ditarik. Sebab ada komponen dalam airbag yang bermasalah.

Menjajal Jalan Masuk UI via Kukusan Saat Uji Coba Parkir Berbayar
Terdapat titik-titik rawan kemacetan pada pintu masuk UI, seperti pintu masuk Gerbatama, pintu masuk Pondok Cina, pintu masuk Kukusan, dan pintu masuk PNJ.

Terpidana Kasus JIS Diberi Grasi oleh Jokowi, Apa Kata Ibu Korban?
Keluarga korban sodomi mengaku kecewa dengan pemberian grasi untuk guru JIS. Moeldoko bilang salah satu alasannya terkait "kemanusiaan."

Nasib Imigran di Jakarta: Bertahan Hidup di Tengah Penolakan Warga
Para imigran pencari suaka yang mengungsi di gedung Kodim 0503 Kalideres mendapat penolakan dari warga sekitar.

Kans Gerindra Gabung Jokowi Kecil, tapi Tetap Bikin Gerah Koalisi
Meski kecil, ada kemungkinan Gerindra masuk ke koalisi Jokowi. Partai-partai yang tergabung lalu menunjukkan resistensinya, meski tidak frontal.

Sandiaga Tetap Garap OK-OCE, Bisakah Tandingi Program Pemerintah?
Ekonom Indef menilai program pengurangan pengangguran yang ditawarkan Sandiaga Uno lewat OK-OCE akan sulit berekspansi.

Saat Pidato Jokowi untuk Hajar Pungli Dinilai Hanya Retorika
Pidato Jokowi yang menyebut akan "hajar" pungli dan yang menghambat perizinan dinilai hanya retorika belaka. Mengapa demikian?

Perkenalkan, Program Ngawur Ala Pemkot Depok: Putar Lagu di Lamer
Usul kebijakan terbaru dari Pemkot Depok: putar lagu di lampu merah agar pengendara tidak stres.

Diduga Pernah Langgar Etik, Kok Firli Lolos Capim KPK?
Firli Bahuri diduga pernah melakukan pelanggaran etis saat menjadi Deputi Penindakan, tapi keburu ditarik Polri sebelum disanksi. Bebas dari sanksi, Firli berusaha kembali ke KPK lewat seleksi pimpinan.

Usai Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo: Buat Apa PA 212 Gelar Ijtima IV?
NU dan Muhammadiyah menilai Ijtima Ulama IV tidak perlu dilakukan. Sebab, pertemuan Jokowi-Prabowo dinilai sebagai langkah positif demi tercapainya rekonsiliasi usai pilpres.

Di Balik Pernyataan "Bersayap" Jokowi Soal Oposisi Itu Mulia
Jokowi dinilai menyadari betul bila menampung seluruh parpol ke koalisinya, maka akan menyulitkan ia dalam membentuk kabinet.

Sandiaga Jadi Oposisi: Kritisi Pemerintah atau untuk Pemilu 2024?
Sandiaga Uno pilih jadi oposisi. Bagi pengamat, ini bisa mempertahankan basis pemilihnya pada Pilpres 2019 kemarin.

Alasan Sebaiknya Jokowi Tak Pilih Menteri Ekonomi dari Parpol
Ekonom Indef Bhima Yudhistira menilai untuk mencapai visinya, Jokowi perlu membersihkan menteri ekonomi dari parpol, terutama mereka yang kinerjanya selama ini disorot.

Yang Perlu Dipersiapkan DKI agar Sukses Jadi Tuan Rumah Formula E
Jakarta memang layak jadi tuan rumah balap mobil listrik Formula E. Tapi penyelenggaraannya harus tetap digarap serius, agar tak merugi di kemudian hari.

Sandiaga Mau Jadi Oposisi, tapi Partai Tak Punya, Ormas pun Tak Ada
Direktur Riset Charta Politika, Muslimin menilai oposisi menjadi panggung potensial bagi Sandiga membesarkan namanya untuk Pilpres 2024.

Masa Depan Prabowo Cs dengan Ormas Islam Pendukungnya Suram
Prabowo nampaknya akan segera ditinggalkan kelompok Islam pendukungnya. Namun Gerindra tak ambil pusing. Bagi pengamat, ini karena Gerindra dan Prabowo sudah melakukan hitung-hitungan politik.

Apa yang Terjadi di Media Sosial Ketika Jokowi dan Prabowo Bertemu?
Di media sosial, kata Prabowo lebih banyak disebut dibanding Jokowi kala keduanya bertemu Sabtu (13/7/2019) lalu. Sentimen terbanyak itu positif. Sisanya negatif dan netral.

Gerindra Berpeluang Jadi 'Penyeimbang' Bila Enggan Oposisi
Gerindra nampaknya akan jadi penyeimbang, bukan oposisi penuh. Pada satu isu sepakat dengan pemerintah, pada kasus lain bukan tak mungkin mengkritik.
Masuk tirto.id








