PUPR Renovasi Dua Stadion Utama untuk Piala Dunia U-20 2021

Oleh: Gilang Ramadhan - 21 Oktober 2020
Dibaca Normal 1 menit
Dua stadion utama yang bakal direnovasi yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta di Bali dan Stadion Manahan di Solo.
tirto.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai merenovasi dua stadion utama dan 15 lapangan latihan untuk Piala Dunia FIFA U-20 2021. Dua stadion utama yang bakal direnovasi yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta di Bali dan Stadion Manahan di Solo.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan renovasi yang akan dilakukan untuk Stadion Kapten I Wayan Dipta meliputi perbaikan mayor. Perbaikan mencakup pekerjaan rehabilitasi struktur, arsitektur, mechanical electrical plumbing (MEP), perbaikan lapangan, perbaikan pencahayaan, perbaikan kursi dan papan skor (scooring board), serta penataan kawasan termasuk penataan parkir.

"Rumput akan kami ganti sama seperti di Stadion GBK (Gelora Bung Karno), drainase di pinggir lapangan akan diperbaiki termasuk lintasan lari. Untuk pencahayaan juga masih kurang karena ada syarat minimum dari FIFA seperti di Stadion Manahan dan kursi penonton," ujar Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

"Kemudian yang di dalam untuk para pemain fasilitas pendukungnya seperti ruang ganti, toilet, semua juga harus ada standarnya seperti di GBK," imbuhnya.

Untuk Stadion Manahan Kota Solo secara kualitas siap digunakan dan hanya membutuhkan tambahan perbaikan minor yang meliputi peningkatan lampu sesuai standar dan penambahan turnstiles.

Sebelumnya renovasi besar telah dilakukan Kementerian PUPR sejak Agustus 2018 di Stadion Manahan yang kini telah kembali menjadi ikon Kota Solo.

Sementara untuk 15 lapangan latihan dengan rincian tiga lapangan di Palembang, Sumatera Selatan, tiga lapangan di Sumedang dan Bandung, Jawa Barat, empat lapangan di Solo, Jawa Tengah, satu lapangan di Madura, Jawa Timur dan empat lapangan di Bali.

Anggaran renovasi oleh Kementerian PUPR sebesar Rp314,82 miliar berasal dari APBN melalui skema kontrak tahun jamak TA 2020-2021.

Pelaksanaan pembangunannya dibagi menjadi tiga paket pekerjaan yakni Paket 1 untuk renovasi lokasi utama dan lapangan latihan di Bali, lalu Paket 2 untuk renovasi venue utama dan lapangan latihan di Jabar, Jatim dan Sumsel, dan Paket 3 untuk renovasi venue utama dan lapangan latihan di Kota Surakarta. Seluruh pekerjaan fisik ketiga paket tersebut dilaksanakan mulai akhir Oktober 2020 hingga akhir April 2021.

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah menyetujui usulan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan menetapkan enam kota sebagai tuan rumah, yang masing-masing dilengkapi dengan empat lapangan latihan sesuai standar FIFA.



Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA U-20 2021 atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight