Puncak Arus Sabtu-Minggu, 1,5 Juta Pemudik Kembali ke Jabodetabek

Oleh: Andrian Pratama Taher - 15 Mei 2021
Dibaca Normal 1 menit
Istiono menjelaskan, arus balik dari wilayah Sumatra mendapatkan atensi lebih. Sebab kasus positif COVID-19 di wilayah itu cenderung naik.
tirto.id - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengatakan, puncak arus balik Idulfitri 2021 diperkirakan akan terjadi akhir pekan ini yaitu, Sabtu dan Minggu. Diprediksi akan ada 1,5 juta pemudik yang kembali di wilayah Jabodetabek.

"Puncak arus balik diprediksi mulai hari ini (Sabtu) sampai besok (Minggu) karena Senin masyarakat sudah mulai masuk kerja," kata Istiono melalui keterangan tertulis, Sabtu (15/5/2021).

Mengacu pada data Kementerian Perhubungan, kata Istiono, ada 1,5 juta warga yang berasal dari wilayah Jabodetabek yang melakukan perjalanan ke Jawa dan Sumatra.

"Saat ini 1,5 juta orang. Ini yang perlu dikelola perjalanan balik ke Jabodetabek-nya, oleh karenanya kami antisipasi mobilisasi kendaraan roda empat dan roda dua di jalur tol dan arteri," ujarnya.


Istiono telah mengarahkan agar truk-truk besar bersumbu tiga dialihkan ke jalur arteri atau non-tol. Ini untuk memperlancar arus balik.

"[Pengalihan truk besar] mulai dari Semarang sampai Jakarta dari siang ini," ucapnya.

Selain itu, Korlantas bersama Satgas COVID-19 juga telah menyiapkan 109 titik check point untuk memeriksa seluruh pengendara yang memasuki wilayah Jabodetabek. Bagi yang tidak membawa surat bebas COVID-19, akan dilakukan random check di lokasi yang ditentukan.

"26 di rest area dan gate tol dan 83 di titik jalur arteri jalan nasional, dari Jawa dan Sumatra menuju Jakarta dengan melaksanakan kegiatan rapid test antigen secara random yang dilaksanakan mulai hari ini," jelasnya.

Istiono menjelaskan, arus balik dari wilayah Sumatra mendapatkan atensi lebih. Sebab kasus positif COVID-19 di wilayah itu cenderung naik.

"Bila hasil random test menujukan positif langsung dirujuk RS terdekat yang sudah ditunjuk," tuturnya.

Baca juga artikel terkait MUDIK atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Dieqy Hasbi Widhana
DarkLight