Puasa Bareng Tirto dan NU Online
Ramadan telah tiba. Semua umat Islam bersukacita. Menyambut Ramadan tahun ini, Tirto bekerja sama dengan NU Online, situs berita resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, menayangkan artikel-artikel menarik seputar puasa dan keislaman. Artikel-artikel tersebut ditayangkan setiap hari sepanjang Ramadan. Yuk simak sajian kami.
1440 H
1 /
Dua faedah utama puasa Ramadan adalah meninggikan derajat dan menghapus dosa. Imam Izzuddin bin Abdissalam menerangkan tujuh faedah puasa bagi pembangunan diri dalam kitabnya.

Beberapa ulama berpendapat Ramadan dijadikan waktu berpuasa karena ia adalah induk dari bulan-bulan lainnya. Kitab-kitab agama samawi juga diturunkan di bulan ini.

Beda penafsiran atas teks dan pertentangan antardalil menyebabkan silang pendapat di kalangan ulama. Inilah yang melahirkan mazhab-mazhab fikih.

Menurut Surat al-Maidah ayat 48, perbedaan adalah fitrah manusia. Di zaman Nabi sudah ada perbedaan pendapat di antara sahabat tentang sabda Rasulullah.

Tidak ada warna tetap dalam bendera Islam yang digunakan di zaman Rasulullah. Sementara keterangan tentang tulisan di bendera berasal dari hadis yang sanadnya lemah.

Bendera al-Liwâ’ atau ar-Râyah adalah simbol komando perang. Hanya orang yang diberi mandat oleh imam yang berhak menyandangnya.

Rasulullah menggunakan bendera hanya di medan perang. Di luar itu, ia tak melakukannya dan para sahabat tidak mencontohkannya.

Pada awal kewajiban puasa diperintahkan, kaum Muslim dilarang makan, minum, dan berhubungan badan dari isya sampai waktu berbuka. Allah SWT lalu mengubah larangan ini.

Pada suatu malam Nabi Muhammad tidak datang lagi ke masjid untuk salat tarawih. Ia khawatir umatnya menyangka tarawih adalah salat wajib.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah menyebut Ramadan sebagai "tuannya bulan-bulan". Di bulan itu masjid-masjid diramaikan orang-orang beriktikaf.

Salah satu keistimewaan Ramadan adalah terbukanya pintu ampunan seluas-luasnya. Zainuddin bin Muhammad menjuluki Ramadan sebagai "bulan ampunan".

Memiliki banyak nama lain yang baik adalah tanda keistimewaan dalam Islam. Zainuddin bin Muhammad menginventarisasi nama-nama lain Ramadan dalam kitabnya.

Puasa adalah perwujudan dari upaya manusia meneladani penciptanya. Nabi Muhammad memerintahkan: "teladanilah sifat-sifat Allah".

Ayat tentang "Islam kafah" bermula ketika beberapa mualaf dari kaum Yahudi masih enggan melepas tradisi lama. Dua ulama punya pendapat berbeda soal tafsir ayat itu.

Junaid al-Baghdadi bisa mempertemukan fikih dan tasawuf di saat keduanya tidak pernah mengalami titik temu. Pandangannya sejalan dengan ideologi moderat NU.

Diturunkannya Alquran, Perang Badar, dan pembebasan Makkah adalah tiga peristiwa besar yang terjadi pada Ramadan. Ketiganya merupakan titik balik penting dalam sejarah Islam.

Para sufi menempatkan hijrah sebagai kebulatan tekad untuk Allah dan rasul-Nya. Hijrah adalah kekuatan batin dalam menyisihkan segala sesuatu selain Allah di dalam hati.

Ulama empat mazhab sepakat soal waktu melaksanakan niat puasa non-Ramadan. Tapi untuk puasa Ramadan, ada perbedaan pendapat di antara mereka.

Puasa adalah ibadah yang sudah diperintahkan sebelum Islam datang. Beberapa ulama punya tafsir berbeda mengenainya.

Sepanjang 15 tahun pertama kenabian, perintah puasa hanya di 3 hari tiap bulan dan pada 10 Muharam. Al-Baqarah 183 mengubah semuanya.

Pada suatu akhir bulan Syakban, Nabi Muhammad menyampaikan pidato tentang keutamaan Ramadan. Ia berpidato untuk seluruh umat manusia.

Bagi Imam Al-Ghazali, puasa-puasa sunah sebaiknya dilakukan semua Muslim. Tempat khusus di surga bertuliskan "kedamaian" akan tersedia untuk ahli puasa.

Salah satu hakikat puasa adalah menahan diri dari sesuatu yang diharamkan. Dengan begitu, roh, jiwa, dan akal kita juga turut "berpuasa".

Puasa Bareng Tirto dan NU Online
Ramadan telah tiba. Semua umat Islam bersukacita. Menyambut Ramadan tahun ini, Tirto bekerja sama dengan NU Online, situs berita resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, menayangkan artikel-artikel menarik seputar puasa dan keislaman. Artikel-artikel tersebut ditayangkan setiap hari sepanjang Ramadan. Yuk simak sajian kami.
Faedah Puasa bagi Pembangunan Diri
Dua faedah utama puasa Ramadan adalah meninggikan derajat dan menghapus dosa. Imam Izzuddin bin Abdissalam menerangkan tujuh faedah puasa bagi pembangunan diri dalam kitabnya.
Mengapa Ramadan Dijadikan Bulan Puasa?
Beberapa ulama berpendapat Ramadan dijadikan waktu berpuasa karena ia adalah induk dari bulan-bulan lainnya. Kitab-kitab agama samawi juga diturunkan di bulan ini.
Beda Tafsir Sebabkan Silang Pendapat Ulama
Beda penafsiran atas teks dan pertentangan antardalil menyebabkan silang pendapat di kalangan ulama. Inilah yang melahirkan mazhab-mazhab fikih.
Beda Pendapat soal Agama Sudah Ada sejak Zaman Nabi
Menurut Surat al-Maidah ayat 48, perbedaan adalah fitrah manusia. Di zaman Nabi sudah ada perbedaan pendapat di antara sahabat tentang sabda Rasulullah.
Sejarah Bendera Islam (3)
Tidak ada warna tetap dalam bendera Islam yang digunakan di zaman Rasulullah. Sementara keterangan tentang tulisan di bendera berasal dari hadis yang sanadnya lemah.
Sejarah Bendera Islam (2)
Bendera al-Liwâ’ atau ar-Râyah adalah simbol komando perang. Hanya orang yang diberi mandat oleh imam yang berhak menyandangnya.
Sejarah Bendera Islam (1)
Rasulullah menggunakan bendera hanya di medan perang. Di luar itu, ia tak melakukannya dan para sahabat tidak mencontohkannya.
Sejarah Puasa Ramadan
Pada awal kewajiban puasa diperintahkan, kaum Muslim dilarang makan, minum, dan berhubungan badan dari isya sampai waktu berbuka. Allah SWT lalu mengubah larangan ini.
Sejarah Salat Tarawih
Pada suatu malam Nabi Muhammad tidak datang lagi ke masjid untuk salat tarawih. Ia khawatir umatnya menyangka tarawih adalah salat wajib.
Nama-Nama Lain Bulan Ramadan (3)
Dalam sebuah hadis, Rasulullah menyebut Ramadan sebagai "tuannya bulan-bulan". Di bulan itu masjid-masjid diramaikan orang-orang beriktikaf.
Nama-Nama Lain Bulan Ramadan (2)
Salah satu keistimewaan Ramadan adalah terbukanya pintu ampunan seluas-luasnya. Zainuddin bin Muhammad menjuluki Ramadan sebagai "bulan ampunan".
Nama-Nama Lain Bulan Ramadan (1)
Memiliki banyak nama lain yang baik adalah tanda keistimewaan dalam Islam. Zainuddin bin Muhammad menginventarisasi nama-nama lain Ramadan dalam kitabnya.
Meneladani Sifat-Sifat Allah lewat Puasa
Puasa adalah perwujudan dari upaya manusia meneladani penciptanya. Nabi Muhammad memerintahkan: "teladanilah sifat-sifat Allah".
Islam Kafah: Maknanya dalam Dua Tafsir Alquran
Ayat tentang "Islam kafah" bermula ketika beberapa mualaf dari kaum Yahudi masih enggan melepas tradisi lama. Dua ulama punya pendapat berbeda soal tafsir ayat itu.
Ulama Tasawuf Panutan Kaum Nahdliyin
Junaid al-Baghdadi bisa mempertemukan fikih dan tasawuf di saat keduanya tidak pernah mengalami titik temu. Pandangannya sejalan dengan ideologi moderat NU.
3 Peristiwa Besar Ramadan di Zaman Nabi
Diturunkannya Alquran, Perang Badar, dan pembebasan Makkah adalah tiga peristiwa besar yang terjadi pada Ramadan. Ketiganya merupakan titik balik penting dalam sejarah Islam.
Hijrah ala Kaum Sufi
Para sufi menempatkan hijrah sebagai kebulatan tekad untuk Allah dan rasul-Nya. Hijrah adalah kekuatan batin dalam menyisihkan segala sesuatu selain Allah di dalam hati.
Ulama-Ulama yang Beda Pendapat soal Niat Puasa Ramadan
Ulama empat mazhab sepakat soal waktu melaksanakan niat puasa non-Ramadan. Tapi untuk puasa Ramadan, ada perbedaan pendapat di antara mereka.
Puasa Sebelum Nabi Muhammad
Puasa adalah ibadah yang sudah diperintahkan sebelum Islam datang. Beberapa ulama punya tafsir berbeda mengenainya.
Puasa Umat Islam Sebelum Turunnya al-Baqarah 183
Sepanjang 15 tahun pertama kenabian, perintah puasa hanya di 3 hari tiap bulan dan pada 10 Muharam. Al-Baqarah 183 mengubah semuanya.
Pidato Nabi Muhammad Jelang Ramadan
Pada suatu akhir bulan Syakban, Nabi Muhammad menyampaikan pidato tentang keutamaan Ramadan. Ia berpidato untuk seluruh umat manusia.
Hakikat Puasa Menurut Imam Al-Ghazali
Bagi Imam Al-Ghazali, puasa-puasa sunah sebaiknya dilakukan semua Muslim. Tempat khusus di surga bertuliskan "kedamaian" akan tersedia untuk ahli puasa.
Puasa Tak Cuma buat Tubuh, tapi Juga Roh dan Akal
Salah satu hakikat puasa adalah menahan diri dari sesuatu yang diharamkan. Dengan begitu, roh, jiwa, dan akal kita juga turut "berpuasa".