Menuju konten utama

PSI: Banyak PR untuk Dirut Transjakarta, Utamanya Keselamatan

Fraksi PSI DPRD DKI menyatakan banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh Direktur Utama PT Transjakarta yang baru, M Kuncoro Wibowo.

PSI: Banyak PR untuk Dirut Transjakarta, Utamanya Keselamatan
Kondisi bus TransJakarta yang mengalami kecelakaan di Cawang, Jakarta, Senin (25/10/2021). (ANTARA/HO-Satlantas Polres Metro Jaktim)

tirto.id - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo menyatakan banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh Direktur Utama PT Transjakarta yang baru, M Kuncoro Wibowo.

Dia menuturkan perbaikan yang perlu dilakukan di antaranya keselamatan penumpang serta peningkatan layanan kepada masyarakat. Pasalnya, banyak kasus kecelakaan bus Transjakarta yang terjadi.

“Keselamatan masih jadi catatan. Di tahun 2021 ada 508 kecelakaan. Sangat tinggi. Artinya rata-rata 43 kasus setiap bulannya. Harus ada pembenahan standar keselamatan penumpang,” kata Anggara melalui keterangan tertulis, Kamis (12/1/2023).

Selain itu, Anggara meminta Dirut Transjakarta meningkatkan pelayanan penumpang, seperti penambahan armada agar waktu tunggu lebih pendek, penambahan rute yang sudah direncanakan dan sebagainya.

Anggara berharap direksi baru bekerja dengan amanah karena Transjakarta bertugas melakukan pelayanan publik yang disubsidi oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

“Transjakarta adalah perusahaan berorientasi pada pelayanan. Sumber uangnya dari uang masyarakat baik Penyertaan Modal Daerah (PMD) nya maupun Public Service Obligation (PSO) yang diberikan setiap tahun,” kata dia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku pemegang saham mayoritas PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengangkat M Kuncoro Wibowo sebagai Direktur Utama yang baru menggantikan M Yana Aditya.

TransJakarta menyebut pengangkatan sebagai transformasi integrasi transportasi publik serta penyegaran organisasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Fitria Rahadiani mengatakan pengangkatan ditetapkan melalui keputusan para pemegang saham di luar RUPS yang ditandatangani pada Rabu (11/1/20233). Hal itu mempertimbangkan TransJakarta sebagai salah satu sarana transportasi utama di Jakarta.

"Selain itu, sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan transportasi umum yang baik dengan cakupan layanan cukup luas," ucap Fitria di Jakarta, Rabu (11/1/2023), seperti dikutip dari Antara.

Baca juga artikel terkait DIRUT PT TRANSJAKARTA atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Gilang Ramadhan