Menuju konten utama

Profil & Jejak Karier Hilbram Dunar yang Wafat di Usia 48 Tahun

Berikut ini profil Presenter Hilbram Dunar dan jejak kariernya yang meninggal dunia pada usia 48 tahun.

Profil & Jejak Karier Hilbram Dunar yang Wafat di Usia 48 Tahun
Presenter Hilbram Dunar. (Instagram/@hilbramdunar)

tirto.id - Dunia hiburan Indonesia kembali berduka. Presenter Hilbram Dunar meninggal dunia pada usia 48 tahun di Rumah Sakit EMC Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten, Minggu, 31 Maret 2024, pukul 00.39 WIB.

Jenazah pria kelahiran Banda Aceh, 30 Oktober 1975 ini dimakamkan setelah salat zuhur di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Istri Hilbram, Denny Lusiana menginformasikan kabar duka tersebut melalui unggahan instagram storynya.

"Innalilahi wa innalilahi rojiun. Telah meninggal dunia HILBRAM DUNAR Suami tercinta dari Denny lusiana / papah tercinta dari Ranu dan Via. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga almarhum husnul khotimah," tulis Denny Lusiana.

Jejak Karier Hilbram Dunar

Hilbram Dunar dikenal sebagai seorang pembawa acara televisi, penyiar radio, motivator, dan penulis buku.

Sebelum memasuki dunia televisi, Hilbram terlebih dahulu mengukir namanya di industri radio. Ia pernah menjadi announcer di 87,6 Hard Rock FM Jakarta sejak tahun 2002 hingga 2024.

Ia juga menjabat sebagai Advertising & Promotion Executive di radio yang sama dari tahun 2000 hingga 2001, serta Project Officer untuk berbagai proyek dan kuis pada tahun 1999. Pengalamannya juga meliputi peran sebagai reporter dan announcer di 104,4 MS TRI FM Jakarta dari tahun 1996 hingga 1998.

Debutnya di televisi dimulai pada tahun 2000 saat menjadi salah satu presenter dalam kuis acara Formula 1 di RCTI, bersama rekan-rekan seperti Feni Rose, Yane Ardian, dan Venita Daben. Ia juga dipercaya menjadi presenter di kuis Cepat, Tepat, Dapat di SCTV pada tahun yang sama.

Pada akhir tahun 2001, ayah dari dua anak ini bergabung dengan acara-acara ternama seperti Trans Tune In, Kisi-kisi, dan Santapan Pagi bersama Venita Daben. Di TPI (kini MNC TV), ia dipercaya sebagai pembawa acara olahraga untuk berbagai acara, termasuk Formula 1, Liga Italia Serie-A, La Liga Espana, dan Women Volley Ball World Grand Prix.

Tak hanya menjadi pembawa acara, Hilbram juga menunjukkan bakat aktingnya dengan tampil dalam sinetron "Kualat" di Lativi. Selain itu, ia juga sempat menjadi bagian dari acara realitas "Susahnya Minta Maaf" di RCTI. Namanya pun semakin bersinar ketika tampil sebagai pembawa acara di program Mario Teguh Golden Ways di MetroTV.

Tak hanya berprofesi di bidang hiburan, Hilbram juga telah menulis 6 buku inspiratif berjudul "Kalau Mau Dicintai Selamanya Jangan Pilih Yang Hanya Bisa Dicintai Sementara", "Main Hati - Karena Cinta Tidak Bisa Mati Tapi Bisa Pergi kalau Tidak Dijaga Sepenuh hati", dan karya pertamanya, "Plastic Heaven - Bukan Cinta Jika Tak Meneteskan Airmata Karena Sedih Luar Biasa Atau Bahagia Tak Terhingga". Buku-buku lainnya termasuk "My Public Speaking", "Cinta Itu Motivasi", dan "Speak For Money".

Hilbram sendiri pernah mengunggah perihal sakit dan kemoterapi yang sedang dijalaninya.

"Bismillahirohmanirrohim. Hari ini akan melakukan kemoterapi untuk pertama kali. Mohon doanya untuk penyembuhan yang efektif dan cepat memyembuhkan total 🤲🏻🤲🏻🤲🏻," tulis Hilbram di akun instagram pribadinya pada 6 November 2023.

Selamat jalan, Hilbram Dunar.

Baca juga artikel terkait AKTUAL DAN TREN atau tulisan lainnya dari Dhita Koesno

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Dhita Koesno
Editor: Iswara N Raditya