Menuju konten utama

Profil Benny Dollo, Prestasi & Daftar Klub yang Pernah Dilatih

Profil mantan pelatih Timnas Indonesia, Benny Dollo, yang meninggal dunia. 

Profil Benny Dollo, Prestasi & Daftar Klub yang Pernah Dilatih
Benny Dollo saat menjadi pelatih Sriwijaya FC. ANTARA/Feny Selly

tirto.id - Sepak bola Tanah Air tengah berduka atas kepergian eks pelatih timnas Indonesia yang meninggal dunia pada Rabu malam, 1 Februari 2023, tepat di usia 72 tahun.

Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Benny Dollo sempat menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Tangerang Selatan pada Juli 2022 karena penyakit yang dideritanya.

Kabar Benny Dollo telah berpulang ini diinformasikan juga oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) melalui unggahan Instagram resminya @appi.official.

“Turut berduka atas berpulangnya ‘coach’ Benny Dollo. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis APPI di unggahan akun Instagramnya.

Kepergian Benny Dollo menyisakan kenangan manis yang tak tergantikan, terutama bagi klub Persita Tangerang yang sempat meraih kesuksesan tertingginya sebagai runner-up Liga Indonesia tahun 2002 dan belum terlampaui hingga sekarang.

Benny Dollo alias Bendol dikenal sebagai salah satu pelatih yang memiliki segudang pengalaman, dan prestasi di dunia kepelatihan sepak bola Indonesia. Tak heran, kepergiannya begitu menyimpan duka bagi olahraga Tanah Air, terutama sepak bola.

Profil dan Jejak Karier Kepelatihan Benny Dollo

Pria bernama asli Benny Selvianus Dollo merupakan pria asal Manado, Sulawesi Utara, kelahiran 22 September 1950.

Mengutip Transfermarkt, Benny Dollo mulai terjun di dunia kepelatihan pada tahun 1983 sebagai pelatih Kepala klub Tionghoa H.K. Dua tahun kemudian, tepat pada tahun 1985, dia menjadi pelatih klub UMS Amatir.

Bendol, sapaan akrabnya, mulai menjajali dunia kepelatihan profesional di tahun 1987 hingga 1994 bersama klub Pelita Jaya Jawa Barat. Di awal karier profesionalnya sebagai pelatih, nama Benny Dollo langsung melejit karena berhasil membawa Pelita Jaya Jawa Barat meraih tiga gelar juara Galatama sekaligus di musim 1988-1989, 1990, dan 1993-1994.

Tak langsung berpuas diri, Bendol melanjutkan petualangannya bersama Persita Tangerang di musim 1995 hingga 1998, dengan mencatat sejarah klub menjadi juara kedua Liga Indonesia di musim 2002 yang belum tertandingi hingga saat ini.

Setahun berselang, Bendol mencoba menjajali klub lainnya dengan melatih Persitara Jakarta Utara dan Persma Manado di tahun 1999-2000, namun kariernya di dua klub ini tak secemerlang saat melatih Persita dan Pelita Jaya.

Kemampuannya dalam membuat strategi membuat Bendol dipercaya sebagai pelatih timnas Indonesia pada tahun 2000-2001 dan 2008-2010, serta menyumbangkan satu gelar kampiun di Piala Kemerdekaan Indonesia pada tahun 2008.

Prestasi lainnya yang dicatatkan Benny Dollo adalah pada saat menjadi Pelatih Kepala Arema Malang 2004-2006 dengan mencatatkan juara Divisi Utama Liga Indonesia di tahun 2004 serta dua kali juara Copa Dji Sam Soe di tahun 2005 dan 2006.

Setelah itu, Bendol sempat menukangi beberapa klub besar Liga Indonesia seperti Persija Jakarta, Mitra Kukar dan Sriwijaya FC. Benny Dollo sempat kembali melatih Persita Tangerang di musim 2007-2008, namun kariernya tak secemerlang dulu.

Karier kepelatihan Benny Dollo terakhir yakni menjadi Pelatih Kepala Sriwijaya FC di musim 2014-2016 sebelum akhirnya memutuskan pensiun.

Selepas pensiun, Benny Dollo sudah jarang mendapat sorotan. Pria asal Manado itu dikabarkan sudah terserang berbagai penyakit hingga memaksanya untuk beristirahat lebih lama di rumah.

Setelah lama tak terdengar namanya, Bendol sempat dikabarkan dirawat di salah satu rumah sakit di Tangsel pada tahun 2022 sebelum akhirnya Benny Dollo dikabarkan meninggal pada Rabu malam, 1 Februari 2023.

Baca juga artikel terkait AKTUAL DAN TREN atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Alexander Haryanto