Liga Italia 2019/2020

Profil Andrea Rinaldi: Perginya Pemain Masa Depan Atalanta

Oleh: Gilang Ramadhan - 13 Mei 2020
Dibaca Normal 1 menit
Pemain masa depan Atalanta, Andrea Rinaldi, meninggal dunia pada Senin (11/5/2020) lalu dalam usia 19 tahun, karena aneurisma otak.
tirto.id - Andrea Rinaldi meninggal dunia pada Senin (11/5/2020) lalu dalam usia 19 tahun. Pemain masa depan klub Liga Italia Serie A, Atalanta, ini dua hari sebelumnya mengalami kolaps di sesi latihan mandiri karena aneurisma otak.

Lahir tanggal 23 Juni 2000 di Varese, Italia, Andrea Rinaldi bergabung dengan akademi Atalanta sejak beruur 13 tahun. Bersama Atalanta U17, ia mencatatkan 35 penampilan dan mencetak 5 gol.

Selain itu, pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini juga turut menyumbangkan 1 gelar Supercoppa U-17 pada musim 2015/2016 untuk skuad muda klub kebanggaan warga Kota Bergamo itu.

Pada musim 2018/2019, Andrea Rinaldi menembus skuat utama La Dea -julukan Atalanta- besutan Gian Piero Gasperini. Namun, ia kemudian dipinjamkn ke klub Serie C, Imolese, untuk menambah pengalaman dan mengasah mental.

Andrea Rinaldi ternyata kurang mendapat jatah bermain di Imolese. Ia hanya 1 kali tampil di Serie C, dan 3 kali di Coppa Serie C tanpa sempat membukukan gol maupun assist.


Berproses di Level Bawah

Di pertengahan musim, Mezzolara dari Serie D bersedia menampung Andrea Rinaldi. Klub yang bermarkas di Stadio Pietro Zucchini ini kala itu sedang berjuang keras menghindari degradasi.

Bermain sebanyak 14 kali, Andrea Rinaldi belum mampu menghindarkan Mezzolara dari zona merah. Di Serie D, peringkat 13 sampai 16 masih harus menjauhi degradasi lewat sistem play off. Sementara Mezzolara mengakhiri musim di peringkat 14.

Mezzolara akhirnya berhasil lolos dari lubang jarum setelah menaklukkan Sasso Marconi lewat adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga dua kali babak tambahan waktu. Laga tersebut diwarnai 10 kartu kuning dan 2 kartu merah.

Setelah membantu Mezzolara, Andrea Rinaldi pindah klub lagi. Kali ini, Atalanta meminjamkannya ke AC Legnano sejak 1 Agustus 2019.

Bersama klub berjuluk I Lilla yang juga bergumul di Serie D ini, Rinaldi bermain sebanyak 25 kali sebelum kompetisi sepak bola di Italia ditangguhkan karena pandemi virus Corona atau COVID-19.


Bocah Teladan & Luar Biasa

Andrea Rinaldi bermain 25 kali dari total 27 pekan Serie D Grup B untuk AC Legnano. Ia punya peran vital di lini tengah bersama Simone Ricozzi dan Guille Perez.

Selain mencetak 1 gol, Andrea Rinaldi turut andil menempatkan AC Legnano bertengger di peringkat 2 klasemen. I Lilla hanya berjarak 4 poin dari pemuncak sementara, Pro Sesto, yang mengumpulkan 45 poin.

Sayangnya, Andrea Rinaldi meninggal dunia di usia yang masih sangat belia, 19 tahun. Presiden klub AC Legnano, Giovanni Munafo, mengenang Rinaldi sebagai anak yang luar biasa dan teladan yang baik.

"Memori ini bakal tersimpan dalam hati saya. Dia adalah anak yang luar biasa dan dapat menjadi contoh bagi semuanya," ucap Munafo dilansir laman resmi AC Legnano.


"Atas nama klub, saya menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga mendiang," tambahnya.

"Kami yakin Rinaldi akan menjadi ksatria yang bertarung di tengah lapangan dan memberikan kebahagiaan kepada suporter Legnano," tutup Munafo.

Baca juga artikel terkait ANDREA RINALDI atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Gilang Ramadhan
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight