Menuju konten utama

Presiden Jokowi Berduka atas Meninggalnya Doni Monardo

Mantan Kepala BNPB Letnan Jenderal (Purn) Doni Monardo meninggal di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta, pada Minggu (31/12/2023).

Presiden Jokowi Berduka atas Meninggalnya Doni Monardo
Presiden Joko Widodo memberikan arahan saat penyerahan secara digital Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2024 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/11/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Spt.

tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya eks Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal (Purn) Doni Monardo.

"Saya ingin menyampaikan atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan ucapan berdukacita, mengucapkan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar Bapak Jenderal Doni Monardo," kata Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/12/2023).

"Semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT, diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya diampuni segala dosa-dosanya," imbuhnya.

Doni yang juga mantan Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berpulang kemarin, Minggu (3/12/2023), di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta. Informasi tersebut dikabarkan oleh Staf Khusus Kepala BNPB periode 2019-2020, Egy Massadiah.

"Telah meninggal dunia Letjen Purn DR HC Doni Monardo, (Kelahiran 10 Mei 1963) pada hari Ahad, 3 Desember 2023, pukul 17.35 WIB," kata Egy Massadiah melalui pesan singkat, Minggu.

Doni mangkat di usia 60 tahun. Ia sempat sakit dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 22 September 2023.

Jokowi sempat membesuk Doni Monardo yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta, pada 7 November 2023. Dalam kunjungannya, Jokowi sempat menyampaikan doa bagi kesembuhan Doni. Ia jg berbincang dengan keluarga dan tim dokter yang merawat Doni.

Baca juga artikel terkait DONI MONARDO MENINGGAL atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Gilang Ramadhan