Prabowo Sebut Elite Jakarta Bajingan, HNW: itu Hanya Kritik Umum

Oleh: Haris Prabowo - 9 April 2019
Hidayat mengatakan apa yang diucapkan oleh Prabowo merupakan bentuk kekecewaan atas janji-janji politikus di Jakarta yang tidak dipenuhi.
tirto.id - Wakil Ketua MPR RI Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid menilai apa yang dikatakan oleh Cawapres 02 Prabowo Subianto saat kampanye di Yogyakarta dengan menyebut elite Jakarta adalah bajingan, merupakan sebuah hal yang biasa dan hanya merupakan kritik umum kepada pemerintahan yang sedang berjalan.

"Menurut saya adalah kritik umum terkait dengan kondisi di Indonesia, kemudian korupsi masih jalan terus. Misalnya kebocoran bahkan KPK menyampaikan sampai dua ribu triliun itu apa namanya kalau tidak disebut sebagai para koruptor terhormat begitu," kata Hidayat saat ditemui di DPR RI, Selasa (9/4/2019) siang.

Hidayat mengatakan apa yang diucapkan oleh Prabowo merupakan bentuk kekecewaan atas janji-janji politikus di Jakarta yang tidak dipenuhi.

"Jadi saya lihat pada ungkapan itu, tapi saya ingin melihat ini kritik memang beliau ingin sampaikan karena kepedulian dan keprihatinan beliau yang tidak lebih bagus dari yang diharapkan melalui Pemilu 2014 yang lalu," katanya.

Dalam kampanyenya di Stadion Kridosono, Yogyakarta pada Senin (8/4/2019), Prabowo mengaku muak dengan kebohongan dan ulah elite di Jakarta.

Ia menyebut banyak BUMN yang dirampok, tapi tidak ada tindak lanjut.

Ia juga menyebut ada bajingan pada segelintir elite di Jakarta yang merusak negara. Meski tidak merujuk nama yang spesifik, Prabowo juga menyebut Indonesia telah diperkosa oleh segelintir orang elite Jakarta.

"Ibu Pertiwi sedang diperkosa, hak rakyat sedang diinjak. Segelintir orang elite di Jakarta seenaknya saja merusak negara ini. [...] boleh enggak bicara agak keras di sini, tinggal 10 hari lagi ya. Mereka adalah bajingan-bajingan," ujar Prabowo dengan lantang.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Politik)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Nur Hidayah Perwitasari