Menuju konten utama

Jokowi Senang Para Anak Presiden Rukun: Belum Tentu Orang tuanya

Jokowi menilai, kerukunan antar-anak presiden merupakan hal positif ketika merespons kehadiran para anak presiden dalam acara ultah anak Prabowo.

Jokowi Senang Para Anak Presiden Rukun: Belum Tentu Orang tuanya
Mantan Presiden RI ke-7, Joko Widodo. (FOTO/Febri Nugroho)

tirto.id - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menyambut positif kerukunan antara putra-putri Presiden RI. Hal itu menanggapi pertemuan para putra-putri presiden yang digelar saat momen ulang tahun anak Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo Djojohadikusumo, beberapa waktu lalu.

"Ya positif bagus, putra-putri presiden rukun-rukun bagus," ungkap Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, Kamis (27/3/2025) siang.

Akan tetapi, Jokowi mengaku hubungan para putra-putri presiden tidak sama dengan hubungan antar-orang tua mereka. Sambil berkelakar ayah Gibran dan Kaesang itu mengatakan bahwa meski hubungan anak-anak Presiden RI rukun. Namun, hal itu tak berbanding lurus dengan hubungan orang tua mereka.

"Tapi belum tentu orang tuanya," tambah Jokowi sambil tertawa ringan.

Namun, Jokowi tak merinci maksud pernyataannya. Sebagai catatan, beredar kabar hubungan Jokowi memburuk dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Sebelumnya, sejumlah tokoh yang juga putra-putri Presiden RI berkumpul menghadiri kegiatan ulang tahun Didit, Minggu (23/3/2025) lalu. Hal itu terungkap dalam unggahan menantu Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, Annisa Pohan.

Dalam foto tersebut hadir Guruh Soekarnoputra, Titiek Soeharto, Ilham Habibi, Yenny Wahid, Inaya Wahid, Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gibran Rakabuming Raka, dan Kaesang Pangarep nampak berswafoto bersama dengan Didit Prabowo. Selain itu, beberapa anak presiden itu membawa pasangan mereka.

Baca juga artikel terkait ANAK PRESIDEN atau tulisan lainnya dari Febri Nugroho

tirto.id - Politik
Kontributor: Febri Nugroho
Penulis: Febri Nugroho
Editor: Andrian Pratama Taher