Menuju konten utama

Prabowo Bantah Kabinet Retak: Jangan Percaya Orang di Medsos

Menurut dia, keberhasilan program tidak mungkin dicapai tanpa kerja kolektif.

Prabowo Bantah Kabinet Retak: Jangan Percaya Orang di Medsos
Presiden Prabowo Subianto bersiap membuka Taklimat Awal Tahun saat retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Presiden Prabowo Subianto membuka dan memberikan arahan serta pembahasan diantaranya program makan gizi gratis hingga swasembada pangan kepada jajaran Kabinet Merah Putih dalam Taklimat Awal Tahun tersebut. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto membantah isu keretakan di internal kabinetnya. Ia menegaskan jajaran menteri bekerja solid menjalankan program pemerintah dan meminta publik tidak mudah percaya narasi yang beredar di media sosial (medsos).

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Ia menyebut kekompakan kabinet menjadi kunci terlaksananya program-program prioritas pemerintah seperti Sekolah Rakyat.

“Saya benar-benar bahagia hari ini. Kabinet saya kompak. Jangan percaya orang-orang yang terlalu pintar di media sosial yang bilang ada perpecahan. Tidak,” kata Prabowo, Senin.

Prabowo menuturkan, kerja bersama lintas kementerian dan lembaga tampak nyata dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, hingga aparat keamanan.

Menurut dia, keberhasilan program tidak mungkin dicapai tanpa kerja kolektif.

Ia juga mengapresiasi peran kepala daerah serta aparat TNI-Polri yang ikut mendukung program-program pemerintah di lapangan.

Prabowo menilai sinergi tersebut menunjukkan negara hadir secara utuh dalam menjawab persoalan rakyat.

“Saya merasakan kerja keras dan kekompakan luar biasa,” ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan semua unsur pemerintahan membuat anak-anak dari keluarga kurang mampu kini memiliki harapan baru melalui Sekolah Rakyat.

Ia menyebut program tersebut sebagai langkah berani yang tidak akan berjalan tanpa kesatuan sikap di dalam kabinet.

“Program-program kita berhasil karena dukungan semua pihak,” kata Prabowo.

Ia menyebut Indonesia masih berada dalam kondisi yang baik dengan potensi besar yang harus dijaga bersama.

“Kita bersyukur negara kita masih dalam keadaan baik, potensi kita sangat besar, kekayaan kita sangat banyak,” ungkap Prabowo.

Prabowo mengakui tidak mudah mengelola kekayaan negara yang selama puluhan tahun dinilai belum tertib.

Seraya menuding adanya pihak-pihak yang kerap menyebarkan sinisme dan pesimisme terhadap langkah-langkah kerja pemerintah.

“Tidak mudah banyak orang mengejek saya, saya tahu. Sebetulnya nggak banyak, segelintir orang saja. Mungkin dia punya uang, punya sarana dia bisa menyebarkan sinisme, pesimisme dan kemungkinan besar mereka dibayar oleh kekuatan-kekuatan asing, itu keyakinan saya,” ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tidak ragu melangkah dan berpegang pada keyakinan bahwa kebijakan yang dijalankan sudah berada di jalur yang benar.

“Kita berbuat yang baik, kita berbuat yang benar masih dicaci maki. tapi tidak apa-apa. Kita tidak ragu-ragu, saya hari ini merasa bahwa tekad kita benar dan dibuktikan benar,” kata Prabowo.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Farida Susanty