Peta Dukungan Pemilih di Pilgub Jabar Versi Survei Terbaru SMRC

Oleh: Addi M Idhom - 22 Juni 2018
Dibaca Normal 1 menit
Hasil survei terbaru SMRC menyebut bahwa elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Rhuzanul Ulum masih tertinggi di Pilgub Jabar 2018.
tirto.id - Survei terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menyimpulkan pasangan Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum menjadi kandidat di Pilkada Jabar 2018 dengan elektabilitas tertinggi.

Menurut hasil riset SMRC itu, Ridwan-Uu mendapat dukungan 43,1 persen suara jika pemilihan digelar ketika proses survei dijalankan.

Elektabilitas Ridwan-Uu tersebut terpaut lumayan jauh dari pesaing terberatnya di Pilgub Jabar 2018, yakni pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Survei SMRC mencatat Deddy-Dedi hanya memiliki elektabilitas 34,1 persen atau terpaut 9 persen dari Ridwan-Uu.

Sementara dua pasangan calon lain di Pilgub Jabar 2018 masih memiliki elektabilitas yang jauh lebih rendah dibanding Ridwan-Uu dan Deddy-Dedi. Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu hanya meraup dukungan 7,9 persen. Sementara TB Hasanuddin-Anton Charliyan 6,5 persen.

“[Responden] Yang belum tahu [pilihannya di Pilgub Jabar 2018] sekitar 8,4 persen,” demikian siaran resmi SMRC tentang hasil survei itu yang diterima Tirto pada Jumat (22/6/2018).

Survei SMRC itu digelar di Jawa Barat pada 22 Mei hingga 1 Juni 2018 dengan metode wawancara tatap muka. Survei ini melibatkan 820 responden warga yang sudah memiliki hak pilih dan tersebar pada 15 daerah pemilihan (Dapil) di Jawa Barat.

Sampel itu dipilih dengan metode multistage random sampling dengan jumlah proporsional. Survei ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error) ±3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

SMRC juga menyimpulkan Ridwan Kamil merupakan calon gubernur Jawa Barat dengan popularitas tertinggi. Hal ini membuat elektabilitas pasangan Ridwan-Uu mengungguli pasangan lain.

“Di antara [responden] yang tahu [figur calon gubernur Jabar], yang suka pada Ridwan Kamil 86 persen, lebih tinggi dibanding likeability Deddy Mizwar 83 persen, Sudrajat 56 persen, dan TB Hasanuddin 56 persen,” demikian keterangan tertulis SMRC.

Karakter Demografi Pendukung Ridwan-Uu dan Deddy-Dedi

Data hasil survei terbaru SMRC juga memaparkan karakter demografi para pendukung dua kandidat terkuat di Pilkada Jabar 2018, yakni Ridwan-Uu dan Deddy-Dedi.

Survei itu mencatat pasangan Ridwan-Uu sementara unggul pada kelompok pemilih berpendidikan SLTP ke atas dan berpendapatan lebih tinggi. Pasangan ini juga mendapat dukungan terbanyak dari hampir semua kelompok etnis, kecuali Betawi.

Sementara Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi sementara unggul di kelompok pemilih berpendidikan SD dan berpendapatan rendah. Pasangan ini juga mendapat dukungan besar pada kelompok pemilih dari etnis Betawi.

Sebagai catatan, SMRC mengelompokkan pemilih di Jawa Barat dalam lima kategori etnis, yakni Sunda, Jawa, Betawi, Cirebon dan lainnya.

Adapun dari sisi wilayah, data rilisan SMRC mengungkapkan bahwa Ridwan-Uu sementara unggul pada lima dari enam zona wilayah di Jawa Barat. Keunggulan pasangan ini terutama di Zona 1 (Bandung Raya) dan Zona 6 (Tasik, Ciamis, Garut, Banjar, Kuningan, Pangandaran).

Sedangkan pesaing terberatnya, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi unggul pada Zona 4 (Bekasi, Karawang, Purwakarta).

Meskipun demikian, analisis SMRC menyebut bahwa ada 29-34 persen pemilih yang berpotensi besar mengubah pilihannya saat Pilkada berlangsung pada 27 Juni 2018. Perubahan dukungan secara signifikan masih mungkin terjadi dan bergantung pada efektivitas kampanye masing-masing kandidat.


Baca juga artikel terkait PILGUB JABAR 2018 atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Politik)


Penulis: Addi M Idhom
Editor: Addi M Idhom