Perpanjangan PPnBM 100 Persen untuk Mobil Baru hingga Agustus 2021

Reporter: Selfie Miftahul Jannah, tirto.id - 22 Jun 2021 15:16 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Sri Mulyani sebut pemerintah memperpanjang relaksasi PPnBM 100 persen untuk mobil berkapasitas 1.500 cc hingga Agustus.
tirto.id - Pemerintah memperpanjang pemberlakuan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100 persen kendaraan bermotor roda empat untuk mobil berkapasitas 1.500 cc hingga Agustus 2021.

"PPnBM ditanggung pemerintah (DTP) otomotif diskon 100 persen juga kami perpanjang sampai Agustus untuk 1.500 cc," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers, Senin (21/6/2021).

Ketentuan mengenai perpanjangan program diskon PPnBM tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 tentang PPnBM atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Anggaran 2021.

Diskon 100% PPnBM ini sebelumnya hanya berlaku sampai Mei 2021. Kemudian kebijakan dilanjutkan dengan skema 50% di Juni-Agustus 2021. Kemudian kebijakan berlanjut dengan skema diskon 25% periode September sampai Desember 2021. Aturan ini berlaku untuk jenis sedan dengan kapasitas isi silinder sampai 1.500 cc.

Dalam syarat dan ketentuan yang berlaku dalam aturan tersebut Kementerian Keuangan memberikan diskon untuk kendaraan berkapasitas mesin 1.501 cc hingga 2.500 cc lewat PMK Nomor 31/PMK.010/2021 tentang Pajak Penjualan Atas PPnBM Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021.

Kemudian ada pula untuk mobil jenis 4x2, diskon untuk tahap pertama diberikan sebesar 50 persen dari PPnBM terutang untuk masa pajak April-Agustus 2021. Lalu, untuk tahap kedua atau September-Desember 2021, diskon PPnBM diberikan sebesar 25 persen.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmina lebih dulu mengumumkan soal diskon 100% PPnBM diperpanjang sampai Agustus 2021. Perpanjangan pemberian insentif PPnBM DTP diusulkan oleh Agus dan disetujui oleh Sri Mulyani dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat lalu.

Kementerian Perindustrian mencatat, hingga saat ini potensi sektor otomotif didukung sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun dan serapan tenaga kerja langsungnya sebanyak 38 ribu orang. Selain itu, lebih dari 1,5 juta orang turut bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut.

“Artinya, industri otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian yang pertumbuhannya harus segera dipercepat karena industri ini melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir,” kata Agus di Jakarta, Minggu (13/6/2021).

Pada Maret atau saat awal diberlakukan diskon PPnBM ini, sudah ada kenaikan penjualan mobil baru hingga 28,85 persen. Bahkan, pada April 2021, lonjakan penjualan mencapai 227% dibanding periode yang sama pada 2020 (year on year).

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan ritel, secara akumulatif, Januari–April 2021 naik 5,9 persen yoy menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan.

Melihat respons dan efek positif tersebut, pemerintah akan melakukan perpanjangan fasilitas PPnBM DTP 100% untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1500 cc hingga Agustus 2021. Selanjutnya, periode untuk diskon PPNBM DTP 50% diperpanjang menjadi Desember 2021.


Baca juga artikel terkait PPNBM MOBIL atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Abdul Aziz

DarkLight