Perebutan Kue Bisnis Paket Streaming Piala Dunia

Oleh: Dea Chadiza Syafina - 5 Juli 2018
Dibaca Normal 3 menit
Beberapa operator seluler dan marketplace memberikan tawaran paket streaming Piala Dunia 2018. Apa keunggulannya?
tirto.id - Perkembangan ponsel pintar atau smartphone yang dikawinkan dengan pesatnya bisnis data seluler menciptakan pengalaman baru para penggunanya. Pada ajang Piala Dunia, 64 rangkaian pertandingan sepakbola paling bergengsi sejagat kini bisa dinikmati di mana saja, antara lain: di smartphone, laptop, dan tablet dengan paket streaming.

Beberapa operator seluler memang memberikan tawaran paket dan aplikasi khusus untuk menonton Piala Dunia dengan streaming. Mereka bertarung tarif paket streaming untuk memikat para pelanggan. Ada juga layanan akses siaran tunda pertandingan. Penyedia layanan streaming Piala Dunia 2018 tak hanya didominasi operator seluler Telkomsel, Indosat Ooredoo, ada juga marketplace Bukalapak yang turut menawarkan paket streaming khusus Piala Dunia.



Bukalapak menawarkan paket streaming bekerja sama dengan Visinesia Digital Media, pemegang lisensi eksklusif internet broadcaster KLIXTV.com. Pelanggan dapat menikmati siaran langsung pertandingan Piala Dunia dengan kualitas High Definition (HD) dengan 500 Kbps.

Situs Bukalapak menyebutkan, saat menonton live streaming berbagai pertandingan Piala Dunia di aplikasi ini, kuota data di perangkat mobile akan tetap terpotong. Para pengguna harus memastikan paket internet tetap mencukupi.

Bayu Syerli, Vice President of Marketing Bukalapak mengungkapkan, paket streaming KLIX Piala Dunia 2018 ini dapat dibeli di aplikasi Bukalapak dalam berbagai paket sesuai keinginan konsumen.

Paket penuh satu bulan dapat dibeli dari periode 13-27 Juni 2018 dengan harga Rp89 ribu. Paket pertandingan babak 16 besar bisa dibeli pada periode 28 Juni-7 Juli 2018 dan paket streaming untuk pertandingan semifinal dan final dapat dibeli dari tanggal 8-15 Juli 2018 dengan harga khusus.




Bayu bilang, pihaknya cukup terkejut dengan animo masyarakat yang menikmati layanan paket streaming yang disediakan Bukalapak. Kegiatan menonton pertandingan Piala Dunia dengan menggunakan smartphone berukuran genggaman tangan, bisa jadi bagi sebagian orang tentu bukan pilihan terbaik.

"Tapi ternyata banyak juga yang merasa cukup nyaman untuk menonton pertandingan Piala Dunia langsung dari handphone...Mungkin karena ini adalah olahraga dan sifatnya manly, jadi banyak lelaki yang lebih leluasa nonton pertandingan bola di handphone karena tidak harus berebutan televisi misalnya. Dan lebih personal juga," jelas Bayu kepada Tirto.

Bukalapak menargetkan paket streaming Piala Dunia bisa diunduh oleh ratusan ribu konsumen. Sejak awal siaran Piala Dunia dimulai medio Juni lalu, Bukalapak klaim penjualan paket streaming Piala Dunia di Bukalapak terbilang kencang. Ini terutama terjadi saat pertandingan Piala Dunia memasuki babak 16 besar. "Kenaikan ini diharapkan akan terus bisa bertahan sampai dengan puncaknya yaitu pertandingan final Piala Dunia tengah bulan Juli ini," katanya.

Platform e-commerce ini mencoba mengamankan bisnis streaming-nya dengan promo-promo paket streaming Piala Dunia yang bisa dinikmati konsumen dengan ragam penawaran paket. Paket streaming Piala Dunia Rp49 ribu berlaku pada 13 Juni-17 Juni, pelanggan mendapat cashback Rp40 ribu, dari harga paket normal Rp89 ribu.

Selain itu, selama dua hari yaitu pada 28 Juni-29 Juni, Bukalapak sempat memanjakan pelanggan yang membeli paket streaming Piala Dunia dengan menjual paket hanya Rp1. Tawaran ini tentu saja tak terpisahkan dari gimmick untuk menarik konsumen.

Promo-promo tersebut ditargetkan mampu jadi rangsangan penjualan paket streaming. Misalnya sejak 30 Juni sampai dengan pertandingan final Piala Dunia 15 Juli, harga paket streaming kembali dijual Rp49 ribu.




Sumbangan bisnis streaming masih sangat kecil dibanding total keseluruhan bisnis di Bukalapak. Namun, mereka menilai ini justru jadi potensi untuk berkembang menjadi lebih besar. "Karena itulah ke depannya kami mempunyai rencana program-program streaming lain yang memiliki durasi lebih panjang, tidak terbatas pada momentum saja. Jadi pangsa pasarnya bisa lebih luas," jelasnya.

Penyedia layanan streaming Piala Dunia lainnya adalah KLIXTV yang bekerja sama dengan Indosat Ooredoo dan XL Axiata, untuk memperluas jaringan penayangan Piala Dunia Rusia 2018. Paket streaming yang ditawarkan oleh Indosat mulai dari Rp5 ribu dengan masa aktif selama tiga hari bagi pengguna IM3 Ooredoo yang berlangganan paket Unlimited YouTube. Paket Unlimited YouTube bulanan bisa langsung digunakan tanpa perlu registrasi, dengan harga bervariasi sampai dengan Rp150 ribu.

Pelanggan IM3 Ooredoo yang berlangganan Paket Unlimited YouTube juga bisa mengakses kanal YouTube resmi FIFATV. Untuk bisa menikmati pertandingan, konsumen harus berlangganan terlebih dahulu ke KLIXTV.com dengan menggunakan e-wallet UNIPIN dan topup transaksi bisa menggunakan pulsa IM3 Ooredoo.

XL Axiata juga tak mau ketinggalan, operator ini mematok tarif mulai dari Rp49 ribu-Rp99 ribu bagi konsumen maupun pelanggan yang ingin menikmati streaming Piala Dunia berkualitas HD. Pelanggan tinggal mengunduh dan berlangganan KLIX di menu Play Store Android dan menikmati layanan streaming Piala Dunia tanpa batasan kuota internet.


Infografik Ada Piala Dunia Di HP kamu


Operator seluler Telkomsel juga menawarkan streaming khusus Piala Dunia melalui aplikasi MAXstream dengan paket khusus yaitu Paket Extra Kuota VideoMAX 30GB seharga Rp10. General Manager Communication Telkomsel Denny Abidin mengatakan, paket streaming khusus ini disediakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Telkomsel yang menikmati video streaming sepakbola Piala Dunia

“Konten sepakbola sendiri menjadi salah satu konten layanan video dengan lalu lintas data terbesar di jaringan Telkomsel,” jelas Denny kepada Tirto.

Telkomsel merupakan “Licenced Mobile Broadcaster” untuk Piala Dunia 2018, sehingga memiliki lisensi yang berbeda dibanding operator seluler lainnya. Denny mengklaim aplikasi MAXstream telah diunduh sekitar dua juta kali di Google Play Store oleh pengguna smartphone jenis Android, dan jumlah ini terus bertambah setiap hari.



Video streaming jadi layanan favorit terbesar kedua bagi pengguna layanan data Telkomsel setelah media sosial dan berkontribusi tinggi terhadap bisnis digital perseroan, bersama dengan layanan data dan layanan digital lainnya. Sepanjang tiga bulan pertama 2018, pertumbuhan bisnis digital Telkomsel tumbuh signifikan sebesar 24,8 persen.

“Angka itu menyumbang porsi sebesar 48 persen terhadap total pendapatan Telkomsel di kuartal pertama tahun ini,” imbuh Denny.

Ajang Piala Dunia tak henti-hentinya memberikan peluang bagi perputaran uang bisnis, selain penyiaran konvensional seperti televisi, di era serba digital nyatanya layanan streaming cukup menjanjikan para operator seluler dan jadi ajang rebutan kue Piala Dunia.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2018 atau tulisan menarik lainnya Dea Chadiza Syafina
(tirto.id - Ekonomi)


Penulis: Dea Chadiza Syafina
Editor: Suhendra