Perayaan Cap Go Meh 2018 di Kalbar Dimeriahkan Atraksi 200 Tatung

Oleh: Alexander Haryanto - 2 Maret 2018
Dibaca Normal 1 menit
Andi Max menyatakan atraksi tatung pada perayaan Cap Go Meh tahun ini mampu menyedot kedatangan ribuan warga.
tirto.id - Perayaan Cap Go Meh 2018 di Bengkayang, Kalimantan Barat dimeriahkan dengan atraksi 200 tatung. Tatung diyakini sebagai salah satu ritual untuk membersihkan kota dari roh-roh jahat.

Setelah menjalani ritual tatung, seseorang akan kerasukan arwah leluhur atau roh. Kemudian melakukan berbagai atraksi di luar kemampuan manusia biasa, seperti menusuk pipi dengan besi dan berdiri di atas pedang tajam.

Salah satu penonton, Merry mengatakan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya melihat atraksi tatung secara langsung, dan dia terpukau dengan aksi itu.

"Sebelumnya saya cuma mendengar bahwa biasanya tatung menampilkan kekuatannya dengan cara menusuk pipi, lidah dengan pisau dan besi dan menancapkan pantat dan kaki di sebuah pedang yang diasah tajam dan ternyata itu benar," kata Merry di Bengkayang, Jumat (2/3/2018)

Sementara Ketua Panitia Perayaan Cap Go Meh Bengkayang Andi Max menyatakan atraksi ini mampu menyedot kedatangan ribuan warga.

"Sejak pagi tadi hingga siang ribuan warga menyaksikan atraksi tatung dan kegiatan lainnya dalam perayaan Cap Go Meh Tahun 2018. Perayaan kali ini sangat meriah," ujar Andi Max.

Menurut Andi, perayaan Cap Go Meh tahun ini melibatkan beberapa perkumpulan budaya multi etnis yang ada di Kabupaten Bengkayang. "Yang terlibat di kegiatan ini bukan hanya dari Tionghoa saja namun terlihat ada kebudayaan Dayak dan Jawa yang ikut meriahkan parade Cap Go Meh tersebut," kata dia mengungkapkan.

Sementara di Pontianak, perayaan Cap Go Meh 2018 diisi dengan atraksi replika naga. Pemerintah setempat berharap puncak Imlek ini mampu mendongkrak sektor pariwisata Provinsi Kalbar.

"Semoga dengan meriahnya Perayaan Cap Go Meh tahun ini, membawa berkah bagi semua masyarakat Kalbar dan Indonesia umumnya, serta bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kalbar," kata Ketua Panitia Cap Go Meh 2018, Sugioto, Jumat (2/3/2018).

"Untuk hari ini, ada sebanyak 28 replika naga, 50 barongsai yang melakukan atraksi pawai di sepanjang Jalan Gajahmada dan Tanjungpura," ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan atraksi naga kebudayaan Tionghoa dan budaya etnis lainnya yang ada di Kalbar bertujuan untuk melestarikan budaya bangsa, dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Pemerintah daerah Pontianak juga menyambut baik perayaan Cap Go Meh dengan menghadirkan puluhan replika naga.

"Kami menyambut baik, semakin meriahnya Perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak, dengan digelarnya atraksi replika naga yang sudah menjadi agenda tahun tersebut," kata Penjabat Sementara Wali Kota Pontianak, Mahmudah saat memberikan sambutan pembukaan Perayaan Cap Go Meh di Pontianak.

Mahmudah mengapresiasi kerja sama dari berbagai pihak guna melancarkan perayaan Cap Go Meh tersebut.


Baca juga artikel terkait TATUNG atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto