Menuju konten utama

Pelaku Kekerasan di SPBU Aku Bawa Jenderal demi Dapat Pertalite

Pengakuan tersebut disampaikan di tengah pemeriksaan Kapolres Metro Jakarta Timur.

Pelaku Kekerasan di SPBU Aku Bawa Jenderal demi Dapat Pertalite
Pengendara kendaraan roda dua mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (31/8/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - JM (31) akhirnya memberikan pengakuan atas peristiwa kekerasan yang dilakukannya kepada pegawai SPBU Cipindang, Pulogadung, Jakarta Timur. Pengakuan tersebut disampaikan di tengah pemeriksaan Kapolres Metro Jakarta Timur.

Kepada Kapolres, tersangka JM menyatakan sempat membawa mobil seorang jenderal kepada pegawai SPBU. Namun, dia tidak menyampaikan instansi tertentu saat mengaku membawa jenderal itu.

"Terus kamu ngomong apa?" tanya Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal sebagaimana video yang diunggah dalam akun Instagram resminya, dikutip rabu (25/2/2026).

"Mobil jenderal, pak," jawab tersangka JM.

"Nah, kamu kenapa kok bilang ini mobil jenderal?" tanya Alfian.

"Biar diisi (Pertalite) pak," ucap tersangka JM.

"Terus maksud kamu jenderal apa, jenderal polisi atau jenderal TNI?"

"Engga sebut instansinya pak," ujar tersangka.

Tersangka juga mengaku upaya mengelabui pegawai SPBU ini demi bisa lebih murah mendapatkan BBM jenis Pertalite. Padahal, tersangka menunjukkan barcode yang tidak sesuai dengan pelat kendaraan.

"Kamu salah ngga pakai TNKB palsu ini?" tanya Kapolres.

"Siap salah pak," jawab tersangka.

"Sesuai ngga dengan peruntukannya?" tanya Kapolres.

"Tidak sesuai pak," ujar tersangka JM.

Dalam pemeriksaan, tersangka JM mengaku melakukan kekerasan kepada tiga pegawai SPBU karena ditarik pakaiannya oleh korban. Pernyataan itu kemudian dibantah Kapolres karena dalam rekaman kamera CCTV terlihat hanya tersangka yang menarik pakaian korban.

Diketahui, dalam kasus ini tersangka JM ditangkap di Bekasi, Jawa Barat. Tersangka adalah seorang wiraswasta pemilik rental dan dipastikan bukan anggota kepolisian.

Baca juga artikel terkait KEKERASAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Farida Susanty