Menuju konten utama

Panglima TNI Minta TNI AU Siap Hadapi Geopolitik Tak Menentu

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berharap TNI AU bisa beradaptasi dengan kondisi dunia yang semakin tidak menentu.

Panglima TNI Minta TNI AU Siap Hadapi Geopolitik Tak Menentu
Pesawat tempur TNI AU Sukhoi 27/30 melakukan atraksi pada acara puncak Hari Nusantara di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Selasa (13/12/2022).ANTARA FOTO/Jojon/aww.

tirto.id - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengingatkan keadaan dunia saat ini masih menghadapi tantangan dalam menghadapi kondisi geopolitik yang tidak menentu. Ia pun mengingatkan bahwa perang Rusia-Ukraina semakin memperparah situasi global.

"Saat ini situasi dunia sedang menghadapi tantangan yang berat setelah pandemi covid 19 mereda. Dunia saat ini diterpa Krisis pangan, krisis energi, dan krisis finansial perang rusia ukraina semakin memperparah keadaan situasi geopolitik dunia secara umum penuh dengan ketidakpastian dan semakin memanas," kata Yudo saat memberikan amanat di acara HUT ke-77 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2023).

Yudo berharap TNI AU bisa turut serta siap dalam menghadapi situasi geopolitik yang memanas. Ia juga berharap TNI AU bisa beradaptasi dengan kondisi dunia yang semakin tidak menentu.

"Dalam menghadapi situasi tersebut, TNI Angkatan Udara sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tentara nasional Indonesia harus selalu beradaptasi dan bersiap dengan berbagai kemungkinan skenario. TNI Angkatan Udara harus selalu siap menjadi garda terdepan di dalam menghadapi berbagai krisis yang mengancam bangsa," kata Yudo.

Yudo menilai TNI AU saat ini telah tumbuh menjadi organisasi militer yang semakin modern dan semakin dicintai oleh rakyat. Yudo menilai, peran para purnawirawan juga penting bagi TNI AU saat ini. Ia beralasan, para pendahulu telah membantu pembangunan TNI AU.

"Mewakili TNI dan khususnya TNI Angkatan Udara, Saya menyampaikan rasa hormat serta apresiasi tertinggi kepada para sesepuh dan para pendahulu yang telah menjalankan pengabdian secara paripurna TNI Angkatan Udara dapat berkembang sebagaimana kita saksikan bersama hari ini," kata Yudo.

Kegiatan Hari Ulang Tahun ke-77 TNI AU digelar di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (9/4/2023). Panglima TNI Laksmana Yudo Margono menjadi inspektur upacara.

Dalam acara perayaan kali ini, TNI AU mengerahkan sekitar 82 alutsista beragam model mulai Pesawat Sukhoi 27/30, F-16 Fighting Falcon, T-50 i Golden Eagle, EMB 314- Super Tucano, EC-725 Caracal, NAS 332 Super puma, EC-120 B Colibri, KT-1B Wongbee, C-130 HERCULES, CN 235 DAN 295, BOEING 737, Falcon 7x dan 8x, C-212 CASSA DAN CESSNA 172.

TNI AU juga mengerahkan sekitar 3.300 personel. Acara peringatan HUT TNI AU kali ini menampilkan tidak hanya pawai prajurit, melainkan juga pertunjukan alutsista dan simulasi dogfight (simulasi pertempuran) pesawat alutsista TNI AU.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan HUT TNI AU antara lain Menteri ATR/BPN sekaligus mantan Panglima TNI dan mantan KSAU Marsekal (purn) Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo dan jajaran pati TNI AU hadir dalam acara kali ini.

Baca juga artikel terkait TNI AU atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Hukum
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto