tirto.id - Di balik tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia, penggunaan aksesori sepele seperti karpet mobil yang tidak sesuai spesifikasi ternyata menyimpan potensi bahaya besar di jalan raya selain faktor kelalaian pengemudi.
Pakar otomotif, Fitra Eri, mengungkapkan karpet mobil yang tidak memiliki ukuran dan desain sesuai kabin kendaraan dapat mengganggu fungsi pedal, terutama pedal gas, rem, maupun kopling.
“Karpet itu kelihatannya sederhana, tetapi posisinya sangat dekat dengan pedal yang vital. Bukan hanya teori, sudah ada kejadian mobil yang pedal gasnya tersangkut di karpet dan akhirnya menyebabkan kecelakaan hingga menghilangkan nyawa,” ujar Fitra, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, fenomena tersebut menjadi perhatian karena masyarakat masih banyak melakukan modifikasi kendaraan tanpa mempertimbangkan aspek keselamatan. Berbeda dengan beberapa negara yang menerapkan mekanisme pemeriksaan kelayakan terhadap perubahan kendaraan, di Indonesia modifikasi kendaraan masih relatif bebas dilakukan.
“Memang idealnya setiap modifikasi yang dilakukan pada mobil harus mendapat persetujuan apakah masih layak jalan atau tidak. Tapi kondisi kita masih jauh dari itu. Truk saja yang over dimension dan overload masih banyak yang bisa beroperasi,” katanya.
Fitra meminta masyarakat lebih sadar dalam memilih aksesori kendaraan. Ia menilai penggunaan karpet mobil yang dibuat khusus sesuai tipe kendaraan atau tailor-made menjadi salah satu langkah sederhana untuk meningkatkan keselamatan.
“Kalau karpet dibuat mengikuti lekukan mobilnya, itu jauh lebih aman dibandingkan menggunakan karpet universal yang bisa dipasang di berbagai jenis mobil. Karpet bukan hanya soal kenyamanan dan estetika, tetapi juga keselamatan,” jelasnya.
Fitra menambahkan sebagai figur yang terlibat dalam pengembangan produk otomotif, dirinya tidak hanya melihat aspek pemasaran, tetapi juga memastikan produk yang digunakan masyarakat memiliki standar keamanan.
“Saya tidak mau mempromosikan sesuatu yang berbahaya atau tidak bagus. Prinsipnya, ketika membuat aksesori mobil, yang nomor satu harus keselamatan. Tampilan dan kenyamanan baru mengikuti,” tegasnya.
Karpet Mobil Presisi dan Premium
Industri aksesori otomotif nasional kembali menghadirkan inovasi pada segmen perlindungan interior kendaraan. Otoproject meluncurkan MAXMAT DURALINER, karpet mobil premium berbahan PVC yang dirancang untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan pengguna.
Karpet tersebut mengikuti kontur lantai kendaraan lebih dari 200 jenis mobil melalui proses pemindaian digital atau 3D Bespoke Scan.
Teknologi tersebut dipadukan dengan proses digital designing dan precision cutting sehingga menghasilkan karpet yang diklaim memiliki tingkat presisi tinggi dan mampu menutup area kabin secara optimal.
Selain mengedepankan presisi, MAXMAT DURALINER juga dibekali teknologi Triple Grip yang terdiri atas Reinforced Grip, Claw Grip, dan Ribbed Pattern.
CEO Otoproject Martin mengatakan, perusahaan ingin menghadirkan produk pelindung interior yang tidak hanya mengedepankan kualitas, tetapi juga dapat dijangkau lebih banyak pemilik kendaraan.
“Melalui MAXMAT DURALINER, kami ingin menghadirkan standar baru karpet mobil premium yang bukan hanya berkualitas tinggi, tetapi juga dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat Indonesia. Kami juga memberikan garansi hingga lima tahun sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas produk,” ujar Martin.
Dari sisi material, karpet ini menggunakan PVC heavy-duty yang diklaim tahan air, mudah dibersihkan, cepat kering, serta mampu mengurangi munculnya bau lembap.
Produk tersebut juga dilengkapi teknologi Thermal Guard untuk membantu mengurangi penyerapan panas pada lantai kabin.
“Kita menyematkan sejumlah fitur pendukung, seperti OEM Clip, Cover Clip, Edge Guard, Heel Guard, dan Dual Secure Button guna meningkatkan stabilitas sekaligus menjaga tampilan interior kendaraan tetap rapi,” pungkasnya.
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id































