Menuju konten utama

Optimalkan Aset Negara, LMAN Setor PNBP Rp746 M Hingga 17 Juni

LMAN mengumpulkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp746,11 miliar hingga 17 Juni 2022.

Optimalkan Aset Negara, LMAN Setor PNBP Rp746 M Hingga 17 Juni
Kantor Kementerian Keuangan. (FOTO/kemenkeu.go.id)

tirto.id - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mengumpulkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp746,11 miliar hingga 17 Juni 2022. Setoran tersebut, merupakan hasil optimalisasi aset negara untuk menghasilkan manfaat.

"Ini adalah wujud komitmen LMAN selaku Badan Layanan Umum (BLU) di bawah DJKN, dalam melaksanakan optimalisasi aset negara yang menghasilkan manfaat ekonomi, sosial dan finansial," kata Direktur Utama, LMAN Basuki Purwadi dalam bincang DJKN, Jumat (24/6/2022).

LMAN mengelola 291 aset yang terdiri dari 288 aset properti, dua aset kilang di kawasan Bontang dan Lhokseumawe, serta satu aset kawasan di Ciperna, Jawa Barat. LMAN juga menyusun 20 kajian optimalisasi aset dari berbagai Kementerian/Lembaga dan BLU sebagai wujud kolaborasi pemanfaatan aset negara.

Terbaru, LMAN memanfaatkan aset gedung di kawasan Panglima Polim bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ruang kreasi yang dinamakan 'Rumah Tutur' tersebut merupakan wadah dan ruang bagi komunitas dan para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.

"LMAN senantiasa mengedepankan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, dan dalam hal ini memberikan apresiasi atas kerjasama yang dilaksanakan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam kolaborasi pemanfaatan aset negara," ungkapnya.

Basuki mengungkapkan, 'Rumah Tutur' merupakan creative space independent yang memanfaatkan kombinasi antara pengembangan dan komersialisasi, dan diharapkan dapat menciptakan ekosistem kreatif yang diperkuat oleh komunitas dan para pelaku ekonomi kreatif Indonesia.

"Di dalamnya terdapat berbagai ruang yang dapat digunakan komunitas kreatif untuk mengadakan workshop, pelatihan, ekshibisi seni, videografi dan fotografi, termasuk ruang komersil untuk menjual hasil industri UMKM," pungkas dia.

Baca juga artikel terkait PENERIMAAN NEGARA atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Bisnis
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang