Negara-negara yang Merayakan Imlek dan Tradisinya

Oleh: Yandri Daniel Damaledo - 4 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Tradisi perayaan Imlek di negara-negara umunya berbeda-beda. Di Indonesia, biasanya ada dekorasi serba merah dan atraksi barongsai.
tirto.id - Perayaan imlek yang jatuh pada tanggal 1 bulan pertama kalender lunar biasa dirayakan oleh etnis Tionghoa dengan berbagai tradisi.

Melansir dari SBS.com, tidak hanya etnis Tionghoa saja, sekarang masyarakat umum juga bisa ikut dalam perayaannya. Berikut rangkuman beberapa negara yang merayakan imlek dan tradisi di setiap negara.

1. Cina

Hari Raya Imlek di Cina menjadi perayaan yang paling penting bagi masyarakatnya untuk menghormati para leluhur dan berkumpul bersama keluarga.

Masyarakat Cina biasanya melakukan tradisi seperti makan malam bersama dan dianggap sebagai salah satu momen terpenting selama setahun.

Kantung merah atau yang kita sebut angpau juga menjadi salah satu tradisi sebagai hadiah berisi uang yang dipertukarkan.

Dalam tren baru, kini warga Cina menggunakan platform digital sebagai sarana untuk memberikan angpau tersebut. Di Cina, hari ke-15 bulan lunar menjadi akhir dari tradisi perayaan imlek.

2. Vietnam

Perayaan Imlek di Vietnam dikenal dengan "Tet" yang dirayakan antara akhir Januari atau awal Februari menurut kalender lunar.

Perayaan ini melambangkan Harapan keberuntungan dan awal yang baru di tahun mendatang dengan makanannya Mam Ngu Qua (nampan lima buah), bunga dan tanaman seperti pohon persik berbunga.

Perayaan umumnya berlangsung selama 3 hari bahkan sampai seminggu, yang biasanya dilakukan dengan makan dan minum mut (buah manisan), banh chung (kue persegi yang terbuat dari beras ketan diisi dengan kacang-kacangan dan babi), dan mang (sup rebus rebung dan babi).

3. Korea Selatan

Korea merayakan Imlek dengan sebutan Seollal. Masyarakat di Korea biasanya merayakan Seollal untuk menghargai tradisi budaya dan kuliner Korea seperti menggunakan Hanbok (pakaian tradisional), melakukan ritual leluhur, memainkan permainan tradisional, dan mendengarkan cerita rakyat kuno.

Perayaan ini juga digunakan untuk berkumpul bersama keluarga dan teman yang bisa dinikmati dengan makanan khas yang biasa ada selama Seollal yaitu Tteokguk (sup kue beras), Galbi Jjim (iga pendek yang direbus) dan Jeon (pancake Korea).

4. Filipina

Imlek biasanya hanya dirayakan oleh orang-orang beretnis Tionghoa di Filipina. Ada tradisi yang berkembang di warga Filipina pada umumnya yaitu memberikan kue bulan dan kue beras Tahun Baru (tikoy).

Saat malam perayaan imlek, umumnya akan ada pesta kembang api di tiap pecinan dan barongsai di pusat perbelanjaan.

5. Indonesia

Etnis Tionghoa di Indonesia biasanya merayakan Imlek dengan berbagai ritual. Salah satu yang paling mencolok adalah dekorasi serba merah dan juga atraksi barongsai.

Sama dengan negara lain, angpau juga menjadi tradisi yang masih berlangsung hingga saat ini. Orang Tionghoa biasanya makan bersama keluarga, dengan berbagai sajian khas, termasuk kue keranjang.

Selain warna merah, Imlek di Indonesia juga identik dengan hujan. Etnis Tionghoa biasanya mengharapkan datangnya hujan tepat di hari imlek, karena dipercaya bisa membawa rejeki dan berkah.


Baca juga artikel terkait HARI RAYA IMLEK atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Sosial Budaya)


Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yandri Daniel Damaledo