MotoGP 2019: Jorge Lorenzo Sebut Honda Lebih Sulit dari Ducati

Oleh: Permadi Suntama - 31 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jorge Lorenzo mengaku situasinya bersama Honda sedikit lebih sulit untuk menghadapi seri demi seri MotoGP.
tirto.id - Pembalap tim pabrikan utama Honda, Jorge Lorenzo, mengaku bahwa mesin RCV Honda memiliki karakter yang lebih sulit daripada Ducati Desmosedici GP18, yang ia tunggangi musim lalu. Kendati demikian pembalap berkebangsaan Spanyol itu optimis mampu menaklukkan RCV Honda.

Melansir Motorsport, Jumat (31/5/2019), Jorge Lorenzo, mengaku situasinya bersama Honda sedikit lebih sulit, untuk menghadapi seri demi seri. Tidak hanya pertarungan di lintasan balap, tetapi juga megondisikan pikirannya agar selalu optimistis dapat mencapai hasil terbaik.

“Di Ducati sangat sulit dan sekarang [bersama Honda] mungkin sedikit lebih sulit. Ini pertarungan terus-menerus dengan pikiran Anda untuk mengubah dari negatif menjadi positif, dari negatif menjadi [memiliki] keyakinan,” kata Jorge Lorenzo.

Riders berjuluk X-Fuera itu pun mengaku bahwa hasil yang ia peroleh bersama Repsol Honda, tidak terlepas dari pemahaman yang kurang atas karakter motornya. Hal ini disebut Lorenzo tidak terlepas dari pengurangan sesi tes di pramusim, yang musim ini lebih sedikit dari musim lalu.

“Kami harus memahami kurangnya [jarak tempuh] di pramusim, kurangnya pemahaman, [dan masih] kurang [melakukan] tes privat yang dibatasi tahun ini, dibandingkan dengan lima hari yang kami miliki tahun lalu. Dan ini membuat peningkatan saya lebih lambat,” terangnya.

Kendati demikian, dikutip dari Crash, Jorge Lorenzo memiliki semangat lebih untuk segera mengatasi masalahnya dimulai dengan seri Mugello, yang akan berlangsung akhir pekan ini. Ia pun menegaskan tujuannya bergabung dengan Honda adalah menjadi penantang juara di setiap balapan.

“Saya ingin merasa lebih baik pada Honda, tidak hanya di Mugello, tetapi di semua kejuaraan [musim ini]. Ini tujuan saya. Jika saya tiba di sini dan melakukan hasil yang baik tetapi tidak membawanya [di seri berikutnya] maka itu tidak layak, atau itu layak hanya untuk satu balapan,” tutur pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut.

“Tujuan saya adalah bertarung terus-menerus di masa depan untuk podium dan kemenangan. Jujur saya masih harus menyelesaikan proses adaptasi. Itu akan sulit dan saya kira memerlukan waktu yang panjang,” tandasnya.

Musim perdana Jorge Lorenzo, bersama Repsol Honda tidak berjalan dengan baik. Dari 5 seri yang sudah berlangsung sepanjang 2019, X-Fuera belum pernah merasakan podium kejuaraan. Hasil ini pun tidak lebih baik dari musim perdananya bersama Ducati Desmosedici, saat Jorge Lorenzo sudah naik podium di seri ke-4.


Baca juga artikel terkait MOTOGP atau tulisan menarik lainnya Permadi Suntama
(tirto.id - Otomotif)

Kontributor: Permadi Suntama
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Ibnu Azis
DarkLight