Mohammad Ahsan Belum Ingin Gantung Raket Usai Olimpiade Tokyo 2021

Oleh: Oryza Aditama - 2 Agustus 2020
Dibaca Normal 1 menit
Mohammad Ahsan mengaku masih ingin aktif bermain bulu tangkis usai Olimpiade Tokyo 2021.
tirto.id - Atlet bulu tangkis spesialis ganda putra, Mohammad Ahsan, mengaku belum berkeinginan untuk pensiun atau gantung raket selepas gelaran Olimpiade Tokyo tahun 2021 mendatang.

Ahsan yang selepas Olimpiade tahun depan bakal menginjak usia 34 tahun ternyata masih ingin aktif bermain.

“Kalau dalam waktu dekat ini belum ada pikiran ke situ, masih mau main,” terang Mohammad Ahsan lewat sebuah diskusi virtual yang dikutip oleh Antara.

Ahsan mengaku jika bulu tangkis memang telah menjadi bagian dari hidupnya selama ini. Meski atlet asal PB Djarum ini tak menutup kemungkinan bakal menekuni bidang lain selepas pensiun kelak.

“Mungkin karena sudah puluhan tahun main badminton, jadi passion-nya di situ. Mencoba hal lain juga tidak mustahil, tapi jiwanya memang sudah di sini (bulu tangkis), belum tahu nantinya bagaimana,” jelas Ahsan.

Sosok yang lahir pada September 1987 di Palembang, Sumatera Selatan ini juga mengaku tertarik jika nantinya diberi kesempatan atau ada tawaran untuk menjadi pelatih.

“Kalau tawaran (jadi) pelatih belum ada ya, kalau ada pun akan saya coba,” pungkas Ahsan.

Prestasi Mohammad Ahsan di dunia bulu tangkis internasional mulai berkibar sejak dipasangkan bersama Hendra Setiawan pada tahun 2012.

Dalam debutnya, pasangan ini langsung mampu menembus semifinal turnamen Denmark Open 2012.

Setahun setelahnya mereka sukses menyabet beberapa gelar kejuaraan Super Series serta Kejuaraan Dunia BWF 2013.

Tak cukup hanya sekali, duet Ahsan/Hendra ternyata juga sanggup mengulangi gelar juara dunia pada edisi 2015 dan 2019. Dan pada November 2013, pasangan ini untuk pertama kalinya berhasil menduduki peringkat 1 dunia.

Selain rangkaian gelar individual, Mohammad Ahsan juga nyaris tak pernah absen memperkuat tim Indonesia dalam kejuaraan bulu tangkis beregu.

Sejauh ini catatan terbaik Ahsan adalah mengantar Indonesia meraih 2 kali runner-up Piala Thomas edisi 2010 dan 2016. Serta menyabet tiga trofi beruntun ajang Badminton Asia Team Championships edisi 2016, 2018, dan 2020.

Ahsan bersama tandemnya Hendra Setiawan saat ini menempati peringkat 2 dunia, di bawah pasangan terbaik Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Ahsan/Hendra juga kokoh berdiri di peringkat 2 klasemen BWF kategori Race to Tokyo tepat di bawah Marcus/Kevin.

Berikut beberapa gelar bergengsi milik Mohammad Ahsan.

- Medali Emas Kejuaraan Dunia BWF: 2013, 2015, 2019 (bersama Hendra Setiawan)

- Medali Emas Asian Games: 2014 (bersama Hendra Setiawan)

- Juara Badminton Asia Team Championships: 2016, 2018, 2020 (beregu putra)

- Juara BWF World Tour/Super Series Finals: 2013, 2015, 2019 (bersama Hendra Setiawan)

- Juara All England: 2014. 2019 (bersama Hendra Setiawan)

- Juara Indonesia Open: 2013 (bersama Hendra Setiawan)


Baca juga artikel terkait AHSAN MASIH INGIN AKTIF USAI OLIMPIADE atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight