Menuju konten utama

Menlu Sugiono: Pemerintah Akan Tangani Trauma WNI Flotilla

Menlu Sugiono pastikan pemerintah tangani trauma WNI GSF usai ditahan Israel 4 hari. RI kecam tindakan Israel sebagai pelanggaran hukum internasional.

Menlu Sugiono: Pemerintah Akan Tangani Trauma WNI Flotilla
Pewarta Foto Republika Toudy Badai Rifan Billah (kedua kanan) Pewarta Republika Bambang Noroyono (kedua kiri), Pewarta Tempo Andre Prasetyo Nugroho (kiri) dan Aktivis Hendro Prasetyo (kanan) berfoto bersama saat keluar dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026). Pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak berhasil memulangkan sembilan WNI yang sempat ditahan oleh militer Israel saat melakukan misi kemanusian Global Sumud Flotilla 2.0. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyebutkan, pemerintah bakal menangani warga negara Indonesia (WNI) rombongan Global Sumud Flotilla (GSF) yang trauma setelah ditahan Israel selama empat hari.

"Tadi, dari laporan, ada beberapa rekan kita yang mengalami trauma fisik, yang akan juga ditangani lebih lanjut," ucapnya saat menyambut kedatangan sembilan WNI rombongan GSF di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Sugiono menyatakan Indonesia mengecam tindakan Israel yang menahan para WNI tersebut. Ia menilai tindakan itu merupakan pelanggaran hukum internasional.

Menurut Sugiono, sembilan WNI rombongan GSF padahal hanya berupaya memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina yang tertindas Israel selama ini.

"Indonesia kembali mengecam perlakuan yang dilakukan, yang perlakuan yang diberikan kepada saudara-saudara kita," ucapnya.

"Kami juga menyampaikan kecaman ini di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei yang lalu. Ini merupakan satu tindakan yang tidak bisa diterima dan tidak boleh dibiarkan," lanjut dia.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiono menyampaikan apresiasinya kepada para WNI yang terlibat gerakan GSF. Ia mengingatkan, Pemerintah RI beberapa kali telah mengusulkan solusi dua negara sebagai penyelesaian konflik Israel dengan Palestina.

"Seperti kita ketahui bahwa perjuangan rakyat Palestina dan juga resolusi dua negara yang kita harapkan adalah merupakan bagian dari perjuangan dan politik luar negeri Indonesia dan saya kira saudara-saudara kita, rekan-rekan kita ini memberikan upaya nyatanya dalam rangka mendukung perjuangan tersebut," urai Sugiono.

Baca juga artikel terkait PENANGKAPAN AKTIVIS GSF atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Dipna Videlia Putsanra