Menuju konten utama

Menhub Ungkap Alasan Tol Cisumdawu Baru Bisa Operasional Akhir 2020

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan progres penyelesaian tol Cisumdawu antara Bandung dan Bandara Kertajati akan selesai sebagian dan bisa digunakan akhir 2020.

Menhub Ungkap Alasan Tol Cisumdawu Baru Bisa Operasional Akhir 2020
Foto udara pembangunan jalan layang Tol Cisumdawu di pintu keluar Jalan Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (24/11/2019). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi.

tirto.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan progres penyelesaian tol Cisumdawu yang menjadi penghubung antara Bandung dan Bandara Kertajati akan selesai sebagian dan bisa digunakan pada akhir tahun 2020.

"Diharapkan pada akhir September 2020 seksi I, II, III, selesai. Sedangkan yang IV, V, dan VI kami menggunakan jalan kabupaten, provinsi atau negara yang menghubungkan itu," kata dia, usai rapat koordinasi Tol Cisumdawu di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Thamrin Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020).

Ia sudah menyampaikan dalam rapat koordinasi pada Kementerian PUPR untuk mempersiapkan jalan utama penghubung Bandara Internasional Kertajati. Meski baru dibuka sebagian, predisksi perjalanan dengan menggunakan mobil dari Bandung ke Kertajati akan menjadi 60 menit.

Budi Karya mengatakan pihaknya pun meminta Kementerian PUPR untuk menyiapkan jalan nasional penyambung Bandara Kertajati. Dengan jalan tol yang dibuka sebagian ini dari Bandung ke Kertajati hanya ditempuh dalam 60 menit.

"Dari survei yang kami lakukan apabila ada perbaikan di jalan negara itu, maka Bandung sampai Kertajati bisa dicapai dalam waktu 62-63 menit atau satu jam," terang dia.

Sementara itu, untuk seksi IV dan VI masih dalam proses pembebasan lahan. Hal tersebut yang menjadi pembahasan utama dari rapat koordinasi yang digelar kemarin.

"Nah yang IV, V, VI itu pembebasan tanahnya agak lamban," ujar dia.

Hal tersebut juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, ia mengatakan meski sudah 70 persen yang dibebaskan, namun untuk masing-masing seksi berbeda-beda besarannya.

“70 persen, tapi ini bervariasi,” kata dia.

Kondisi tersebut yang membuat pengerjaan konstruksi saat ini dikerjakan terpotong-potong.

“Kan kalau seperti ini baru sebagian bisa dioperasikan,” jelas dia.

Baca juga artikel terkait TOL CISUMDAWU atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri