tirto.id - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, menyapa jemaah haji Indonesia yang sedang berada di pelataran Masjidil Haram. Tanpa pengawalan ketat, pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut membaur dengan jemaah yang mau pulang habis salat Isya maupun jemaah yang baru datang untuk melaksanakan umrah wajib.
Tempat pertama yang disambangi Gus Irfan adalah jalan keluar menuju Terminal Ajyad yang letaknya dekat dengan WC 3. Ke arah kanan, jemaah yang tinggal di wilayah Misfalah bisa pulang memakai layanan bus shalawat. Perempatan ini selalu ramai dengan jemaah haji seluruh dunia usai salat berjamaah.
"Saya menemukan petugas-petugas yang luar biasa," kata Gus Irfan saat dikonfirmasi Tim Media Center Haji (MCH) di lokasi, Rabu malam (2]/5/2026).
Lokasi ini juga sangat strategis dan seringkali dijadikan tempat janjian jemaah yang terpisah rombongan. Oleh karena itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menempatkan petugas khusus atau Seksus Haram di seputaran WC 3 ini.
Gus Irfan cukup lama menyapa jemaah haji yang lewat lokasi ini. Jemaah haji bahkan berbondong-bondong mengajak foto, mengabadikan momen bertemu menteri haji di Tanah Haram.
Usai mengecek kesigapan dan posko petugas di sekitar WC 3 ini, Gus Irfan melanjutkan pengecekan layanan di Syib Amir. Terminal ini adalah yang terbesar di sekitar Masjidil Haram. Bagi jemaah haji Indonesia yang tinggal di sektor 1, 2, 3, 4, dan 5 wilayah Syishah hingga Raudhah, pasti melewati terminal ini.

Saat di Terminal Syib Amir, Gus Irfan menyapa jemaah haji yang rata-rata adalah lansia berkursi roda. Jemaah haji ini sedang menunggu untuk melakukan umrah wajib sebagai rangkaian dari haji tamattu.
Gus Irfan menyemangati jemaah lansia ini dan meminta petugas PPIH Arab Saudi memberikan pelayanan terbaik. Meski tak banyak yang disampaikan Gus Irfan malam itu, tapi tindakannya memberikan pesan kepada seluruh petugas agar melayani sepenuh hati.
"Saya ketemu beberapa jemaah dari Kalimantan dan mereka sangat apresiasi terhadap petugas kita dan layanan kita," kata Gus Irfan kepada Tim MCH yang berada di lokasi.
Dalam peninjauan ini, Gus Irfan ditemani Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, serta Kepala Seksus Haram, Latief Wibawa.

Penulis: Abdul Aziz
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































