Menuju konten utama
Pendidikan Seni Budaya

Mengenal Jenis Musik Pop dan Ciri-Cirinya: Standar hingga Balada

Berikut ini adalah jenis-jenis musik pop yang berkembang saat ini dan ciri-ciri yang ada di dalamnya.

Mengenal Jenis Musik Pop dan Ciri-Cirinya: Standar hingga Balada
Vokalis band Kotak, Tantri tampil pada kegiatan Sulteng Ekspo 2017 di kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (13/4) malam. ANTARA FOTO/Fiqman Sunandar/foc/17.

tirto.id - Musik pop menjadi salah satu genre musik terpopuler di dunia ini dan banyak digemari oleh semua kalangan baik kaum muda maupun dewasa.

Melansir dari buku Lagu-Lagu Populer Indonesia (Kemendikbud, 2020:4), musik pop bahkan dinilai dapat berfungsi sebagai perekat sosial di kehidupan masyarakat yang menempatkan seseorang pada realitas kehidupan yang sedang mereka jalani.

Keberadaan musik pop yang merupakan singkatan dari ‘populer’ ini pun telah dikenal lama oleh masyarakat.

Genre musik yang bermula dari genre rock and roll ini diperkirakan telah hadir di tengah masyarakat sekitar tahun 1950-an.

Seiring bertambahnya tahun genre musik ini pun terus berkembang hingga sekitar tahun 1960-an musik pop mulai berkembang usai munculnya band asal Inggris bernama The Beatles.

Kuartet asal Liverpool ini dianggap sebagai band terbaik dalam sejarah musik pop di Inggris lantaran karya-karyanya yang hingga kini masih banyak didengarkan dan keberhasilannya dalam membuka jalan bagi musik pop Inggris dikenal di seluruh dunia.

Kini genre musik pop pun telah berkembang pesat dengan berbagai jenisnya yang beragam. Secara umum musik pop dibedakan menjadi tiga jenis, yakni sebagai berikut.

Jenis-Jenis Musik Pop

Berikut ini adalah jenis-jenis musik pop yang berkembang saat ini:

1. Musik Pop Standar

Jenis musik pop yang pertama adalah musik pop standar yang memiliki melodi yang mudah diterapkan di berbagai karakter lirik, fleksibel apabila dipadukan dengan jenis style lainnya, memiliki harmoni yang tidak terlalu rumit, tempo bervariasi, dan mudah untuk disenandungkan serta diserap.

Contoh musik pop standar di antaranya lagu berjudul Mungkinkah yang dinyanyikan oleh band Stinky, Marilah Kemari milik Titiek Puspa.

2. Musik Pop Kreatif

Jenis lainnya adalah jenis musik pop kreatif yang memiliki keunikan ritme, melodi, harmoni, instrumen, dinamik, gaya serta lirik yang kreatif.

Lagu-lagu yang masuk dalam jenis musik pop kreatif di antaranya seperti lagi Karena Wanita Ingin Dimengerti milik Ada Band, lagu milik Ari Lasso yang berjudul Arti Cinta, Hampa, dan Penjaga Hati.

3. Musik Pop Balada

Jenis yang terakhir, yaitu musik pop balada atau ballad. Jenis musik pop yang satu ini biasanya memiliki tempo yang lambat dan sedang, pola melodinya bervariasi untuk kepentingan lirik, liriknya pun dominan ekspresif dan dapat berupa sindiran.

Selain itu, biasanya lirik musik pop balada bercerita mengenai rasa sosial serta rasa suka duka dalam kehidupan.

Jenis musik pop balada ini dapat ditemukan dalam beberapa karya milik Iwan Fals, misalnya, Umar Bakri, Bento, dan Wakil Rakyat.

Ciri-Ciri Musik Pop

Musik pop pun memiliki beberapa ciri yang dapat membedakannya dengan genre musik lainnya. Ciri-ciri musik pop yang dimaksud, yakni sebagai berikut.

  1. Liriknya mudah dipahami masyarakat. Bahkan, terkadang liriknya disesuaikan dengan tren di kalangan masyarakat.
  2. Melodinya mudah dicerna.
  3. Memiliki harmoni yang tidak terlalu rumit dan tempo bervariasi.
  4. Mudah dikombinasikan dengan jenis musik lainnya.
  5. Biasanya menggunakan alat musik seperti gitar, bass, piano, keyboard, drum.
  6. Sering menggunakan berbagai macam inovasi teknologi.
  7. Mudah tergeserkan oleh perkembangan zaman atau terkenal sesaat.

Baca juga artikel terkait SENI BUDAYA atau tulisan lainnya dari Arista Estiningtyas

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Arista Estiningtyas
Penulis: Arista Estiningtyas
Editor: Maria Ulfa