tirto.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, mengajak pemerintah daerah (Pemda) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Gerakan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih dan tertata, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Beliau (Presiden) ingin agar kita, semua program, pusat dan daerah, untuk membuat kota menjadi bersih. Artinya pengurangan sampah, baik dari hulu, semenjak di rumah tangga, maupun di hilir,” ujar Mendagri merujuk keterangan resmi pada Jumat (4/9/2026).
Menurut Tito, persoalan sampah perlu ditangani secara menyeluruh, baik dari sumbernya maupun pada tahap pengelolaan di hilir. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengolah sampah menjadi energi.
Penanganan sampah juga dapat diperkuat melalui penerapan konsep 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle. Selain itu, kegiatan korve atau kerja bakti secara gotong royong dinilai dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan, sebagaimana telah dilakukan sejumlah instansi.
Pemda memiliki kewenangan sekaligus peran strategis untuk memastikan gerakan tersebut berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata. Keterlibatan seluruh jajaran pemerintah daerah secara rutin dinilai dapat memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
“Kalau semua kepala daerah, seluruh gubernur-gubernur, bupati, wali kota semua membuat kebijakan yang sama, BUMN semua membuat kebijakan yang sama, bersihlah sebagian,” ujarnya.
Selain pengelolaan sampah, perhatian Presiden Prabowo juga mencakup kerapian tata kota, termasuk penataan media promosi di ruang publik. Pemasangan spanduk dan baliho, kata Mendagri, perlu dilakukan secara lebih tertib dengan tetap memperhatikan aspek estetika.
Penataan tersebut dapat mengacu pada praktik di sejumlah negara maju, antara lain melalui pemanfaatan videotron sebagai media promosi. Dengan demikian, keberadaan media promosi tetap dapat mendukung aktivitas informasi dan ekonomi tanpa mengurangi kerapian serta keindahan tata ruang kota.
Komitmen terhadap kebersihan dan lingkungan juga tercermin dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II yang memasukkan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri sebagai salah satu kategori penilaian.
Mendagri berharap kategori tersebut dapat mendorong Pemda meningkatkan kualitas pengelolaan sampah sekaligus memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.
“Tadi saya barusan diskusi dengan Ibu Wini (Kepala BPS) … beliau meminta dimasukkan satu lagi [kategori penilaian] yaitu masalah pertumbuhan ekonomi. Karena pertumbuhan ekonomi daerah juga perlu dan semua pemerintah daerah paham cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Biar nanti sama-sama belajar,” tandasnya.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































