Manfaat Beras Hitam: Lindungi Jantung Hingga Kaya Antioksidan

Oleh: Muhammad Fadly - 4 November 2019
Dibaca Normal 2 menit
Mengenal beras hitam alternatif beras merah dan putih, serta manfaatnya bagi kesehatan.
tirto.id - Beras adalah makanan pokok bagi banyak rumah tangga di seluruh dunia. Tidak peduli berapa banyak perdebatan yang seputar konsumsi biji-bijian kecil ini, itu masih akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari berbagai makanan lezat di seluruh dunia.

Dengan meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat, telah terjadi peningkatan permintaan akan alternatif beras sehat seperti beras hitam, beras putih, dan beras merah.

Beras hitam adalah beras yang termasuk dalam jenis Oryza sativa L. Jenis padi indica yang tumbuh di daerah tropis seperti Cina, Jepang, Myanmar, dan India Timur Laut.

Dua varietas utama beras hitam yang ditemukan di pasaran adalah beras hitam Indonesia dan beras hitam melati Thailand.

Beras hitam mungkin masih terbilang asing di telinga. Meskipun kurang populer dibandingkan jenis beras lainnya, beras yang dikenal sebagai beras kaisar ini, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan daripada banyak varietas padi lainnya, karena beras hitam memiliki fraksi dedak berpigmen, ekstraknya digunakan sebagai zat pewarna alami dalam makanan seperti roti dan minuman keras.

Dilansir pada laman Dr. Axe, ada 7 manfaat yang bisa dirasakan bagi yang mengonsumsi beras hitam,

1. Kaya Antioksidan

Apakah nasi hitam adalah karbohidrat yang baik? Ini tentu saja sumber karbohidrat yang lebih bergizi.

Dilansir dari Stylecraze, lambung dedak beras hitam, yang merupakan lapisan terluar dari gabah mengandung salah satu tingkat antioksidan anthocyanin tertinggi.

Penelitian ilmiah mengkorelasikan antioksidan antosianin yang dipercaya dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular, mencegah kanker yang dapat disebabkan oleh kerusakan akibat radikal bebas, meningkatkan fungsi otak, mengurangi peradangan dan lainnya.

Selain itu, ia juga mengandung antioksidan penting, vitamin E, yang berguna dalam menjaga kesehatan mata, kulit, dan kekebalan tubuh selain fungsi penting lainnya.

2. Melindungi Kesehatan Jantung

Studi penelitian menunjukkan bahwa beras hitam mengurangi pembentukan plak aterosklerotik berbahaya di arteri. Ini sangat penting untuk menjaga arteri tetap bersih dan mencegah serangan jantung dan stroke.

3. Dapat Membantu Mendetoksifikasi Tubuh

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi beras hitam dapat membantu mendetoksifikasi tubuh dan membersihkan hati dari penumpukan racun yang berbahaya berkat kandungan antioksidan yang tinggi dari beras.

Dalam sebuah penelitian pada hewan baru-baru ini, status antioksidan darah, hati dan salah satu arteri utama, aorta, dievaluasi pada kelinci yang diberi makan nasi putih atau beras hitam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelinci yang diberi makan nasi hitam mengalami lebih sedikit stres oksidatif (juga disebut kerusakan akibat radikal bebas), mengandung lebih banyak antioksidan dalam darahnya, mengalami detoksifikasi di hati dan juga mengurangi penumpukan plak di arteri.

Fitonutrien yang ditemukan dalam beras hitam membantu tubuh mengurangi peradangan dan membersihkan tubuh dari zat berbahaya yang dapat berkontribusi pada berbagai kondisi.

4. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan dan Metabolik

Nasi hitam mengandung jumlah serat yang luar biasa per sajian. Serat dalam beras hitam membantu mencegah sembelit, kembung dan gejala pencernaan lainnya yang tidak diinginkan.

Serat mengikat limbah dan racun di dalam saluran pencernaan, membantu menariknya keluar dan berkontribusi pada fungsi usus yang teratur.

Beras hitam juga dapat membantu mencegah atau memperbaiki kasus diare, karena serat menambah kotoran ke dalam kotoran.

Serat makanan yang ditemukan dalam nasi hitam juga dapat membantu merasa kenyang setelah makan dan tetap kenyang untuk waktu yang lebih lama di antara waktu makan, yang berpotensi membantu penurunan berat badan.

5. Butir Bebas Gluten Secara Alami

Seperti varietas padi lainnya, beras hitam adalah gandum bebas gluten secara alami. Banyak orang saat ini sensitif terhadap gluten.

Mengkonsumsi beras hitam sebagai pengganti tidak hanya biji-bijian olahan dan produk tepung olahan, tetapi juga semua makanan yang mengandung gandum, jelai dan gandum hitam, dapat membantu menghilangkan masalah pencernaan yang terkait dengan makan gluten bagi banyak orang.

6. Membantu Memperlambat Penyerapan Gula dalam Darah

Dibandingkan dengan mengonsumsi karbohidrat olahan yang tidak mengandung serat, antioksidan, dan nutrisi lain yang membantu memperlambat penyerapan gula dalam aliran darah, beras hitam adalah pilihan yang jauh lebih sehat.

Beras hitam mengandung seluruh dedak biji-bijian tempat serat disimpan, dan serat mampu membantu glukosa (gula) dari biji-bijian untuk diserap oleh tubuh selama periode waktu yang lebih lama.

7. Lebih Baik dalam Mencegah Obesitas daripada biji halus

Sangat penting bagi mereka yang menderita pradiabetes, diabetes, atau bentuk lain dari sindrom metabolik dan resistensi insulin untuk mengonsumsi 100 persen biji-bijian, sebagai lawan dari jenis "putih" olahan yang kekurangan serat.

Hal yang sama dapat dikatakan untuk mereka yang berjuang menurunkan berat badan, karena serat dan nutrisi dalam beras gandum membantu mematikan sinyal kelaparan dan mencegah makan berlebih.

Penelitian menunjukkan bahwa varietas padi serealia utuh dapat membantu mencegah resistensi insulin yang terkait dengan peningkatan risiko obesitas.


Baca juga artikel terkait MANFAAT BERAS HITAM BAGI KESEHATAN atau tulisan menarik lainnya Muhammad Fadly
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Muhammad Fadly
Penulis: Muhammad Fadly
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight