Liga Champions

Madrid vs Chelsea: Data-Fakta & Statistik Leg 1 Semifinal UCL 2021

Oleh: Beni Jo - 28 April 2021
Dibaca Normal 3 menit
Chelsea berhasil menahan imbang Real Madrid 1-1 di Stadion Alfredo Di Stefano dalam semifinal leg 1 Liga Champions 2021 pada Rabu, 28 April dini hari.
tirto.id - Pertandingan Real Madrid vs Chelsea dalam babak semifinal leg 1 Liga Champions 2020/2021 berakhir dengan skor 1-1 pada Rabu (28/4/2021) di Stadion Alfredo Di Stefano. Secara statistik, kedua tim tampil cukup berimbang di atas lapangan. Namun, The Blues menciptakan lebih banyak peluang daripada Los Blancos.

Kedua kubu menerapkan strategi cukup menarik. Baik Real Madrid maupun Chelsea tampil dengan menempatkan tiga defender tengah sekaligus dalam starting XI.

Bagi The Blues, memakai tiga bek sejajar memang sudah menjadi kebiasaan Thomas Tuchel, sang manajer, sejak menukangi tim ibu kota Inggris itu.

Akan tetapi, tidak demikian dengan Zinedine Zidane, nahkoda Los Blancos. Arsitek berpaspor Perancis ini lebih banyak memainkan dua bek tengah yang berdiri di depan gawang kawalan Thibaut Courtois.

Pada line-up, 3 defender sentral yang dipasang Zizou, sapaan akrab Zidane, ialah Éder Militão, Raphael Varane, dan Nacho. Sementara Tuchel mengandalkan trio Andreas Christensen, Thiago Silva, dan Antonio Rüdiger untuk posisi yang sama.

Peran para bek tersebut pun akhirnya mampu memberikan andil yang cukup besar dalam terciptanya dua gol dalam laga ini.

Pertandingan baru berjalan 14 menit, tim tamu sudah membobol gawang tuan rumah. Aksi Christian Pulišić yang memanfaatkan assist Rüdiger membuat Chelsea unggul 0-1.

Kini, Pulišić menjadi pemain AS dengan rekor gol tertinggi dalam sejarah Liga Champions. Dia mengemas liga gol sekaligus menciptakan gol perdana di babak semifinal.

Usai jala gawangnya terkoyak, Madrid merespons pada menit ke-29. Lagi-lagi pemain belakang kembali memberikan peran besar. Menerima assist Éder Militão, Karim Benzema dengan tendangan salto berhasil memanfaatkannya menjadi gol. Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga wasit meniup panjang peluitnya.

Menurut data Who Scored, kedua tim memiliki angka ball possesion yang cukup berimbang. Madrid mencatatkan 50,8 persen penguasaan bola berbanding 49,2 persen milik Chelsea.

Meskipun demikian, dari 9 kali tembakan yang dilepaskan skuad Los Blancos, hanya satu 1 yang tepat sasaran. 6 lainnya off target. Sedangkan The Blues melakukan tembakan sebanyak 11 kali. Untuk urusan ini, tim tamu mampu menghasilkan 5 tendangan tepat sasaran dan 6 gagal.

Tampil selaku pencetak gol bagi tim tamu, Christian Pulišić diganjar rating tertinggi dengan angka 8,5 sekaligus ditetapkan sebagai man of the match pada pertandingan tersebut, versi Who Scored.

“Mereka mencetak gol yang berawal dari bola mati, tetapi tidak ada lagi yang bisa kami pertahankan. Kami tidak menciptakan peluang lagi,” papar Tuchel, dikutip laman resmi UEFA.

“Ini adalah hasil yang sedikit mengecewakan terutama di babak pertama dan sangat penting bagi kami untuk tetap tenang hingga tidak kehilangan kepercayaan diri. Kecepatan, intensitas yang menurun dan Anda bisa merasakan bahwa kami sedikit kelelahan. Kami harus tetap bertahan dengan skor 1-1 ini,” imbuhnya.

Dengan hasil imbang tersebut, kini keuntungan berada di tangan Chelsea. Dengan mencetak satu gol away, Cesar Azpilicueta dan kolega tinggal membutuhkan skor imbang 0-0 saja dalam pertemuan kedua mendatang.

Tim asal London itu berpeluang besar mampu lolos final Liga Champions untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah berdirinya klub sejak 116 tahun silam.

Pada edisi 2011/2012 lalu, The Blues tampil perdana sebagai finalis dan sukses merengkuh trofi usai menggasak Bayern Munchen dengan skor akhir 4-3 via adu tendangan penalti.

Sebelumnya, mereka juga pernah bermain di duel pemungkas pada 2007/2008, tetapi kalah di tangan Manchester United.

Sementara Real Madrid perlu untuk mencetak minimal satu gol tanpa kebobolan agar bisa melanjutkan perjalanan di gelaran benua biru. Kebobolan satu kali di laga kandang juga menjadi catatan negatif bagi El Real dalam melakoni lawatan ke London mendatang.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Casemiro dan kolega masih menjadi yang terbaik dalam hajatan tersebut dengan merengkuh 13 kali juara. Dari 16 kesempatan bermain di laga puncak, mereka hanya gagal sebanyak 3 kali saja.

Kini, Madrid berpeluang lolos untuk yang ke-17 kalinya dalam partai pemungkas Liga Champions andai mampu melewati hadangan Chelsea. Duel kedua yang berlangsung di markas lawan bakal menjadi penentu bagi langkah tim sekota Atletico Madrid itu usai gagal memanfaatkan peluang untuk meraih kemenangan di Stadion Alfredo Di Stefano.

“Kami sebenarnya ingin melakukan pressing dengan satu lawan satu, tetapi ketika Anda tidak melakukannya dengan baik, segalanya menjadi sulit,” ujar Zizou.

“Begitu kami mencetak gol, kami bisa lebih baik dan permainan lebih terkontrol. Kami masih ada asa dan kami akan pergi ke leg 2 dengan ambisi meraih kemenangan. Kami masih cukup puas dengan hasil ini,” sambungnya.


Susunan Pemain Madrid vs Chelsea

Real Madrid (3-5-2): Thibaut Courtois; Éder Militão, Raphael Varane, Nacho; Daniel Carvajal (Odriozola 77'), Casemiro, Toni Kroos, Luka Modrić, Marcelo (Marco Asensio 77'); Karim Benzema (Rodrygo 90'), Vinícius Júnior (Eden Hazard 66').

Cadangan: Andriy Lunin, Diego Altube, Eden Hazard, Marco Asensio, Álvaro Odriozola, Isco, Mariano Díaz, Rodrygo, Sergio Arribas, Antonio Blanco, Miguel Gutiérrez.

Chelsea (3-4-3): Édouard Mendy; Andreas Christensen, Thiago Silva, Antonio Rüdiger; Cesar Azpilicueta (Reece James 66'), Jorginho, N'Golo Kanté, Ben Chilwell; Christian Pulišić (Hakim Ziyech 66'), Mason Mount, Timo Werner (Kai Havertz 66').

Cadangan: Kepa, Willy Caballero, Marcos Alonso, Tammy Abraham, Kurt Zouma, Olivier Giroud, Callum Hudson-Odoi, Hakim Ziyech, Billy Gilmour, Reece James, Kai Havertz.

Data Fakta Real Madrid vs Chelsea

Berikut adalah data dan fakta dari hasil pertandingan Real Madrid vs Chelsea dalam babak semifinal leg 1 Liga Champions 2020/2021.

1. Real Madrid perlu meraih kemenangan pada leg 2 untuk bisa lolos partai final. Sedangkan Chelsea hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 saja dalam duel yang digelar di kandangnya pada 6 Mei mendatang demi memastikan langkah menuju laga puncak.

2. Skuad Los Blancos telah menjalani partai ke-450 dalam sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi Liga Champions/European Cup. Dengan hasil berupa 268 kali menang, 79 imbang, dan 103 kalah. Artinya, persentase kemenangannya ialah 59,56 persen.

3. Chelsea selama ini sudah berpartisipasi dalam 179 laga dengan persentase kemenangan mencapai 50,27 persen pada hajatan yang sama. The Blues menggapai 90 kali menang, 51 imbang, dan 38 kali kalah.

4. Chelsea menjadi tim dengan jumlah penampilan terbanyak di semifinal Liga Champions di antara klub-klub Inggris. Mereka membukukan 8 kali pertandingan.

5. Karim Benzema telah mengoleksi 71 gol sepanjang karier di Liga Champions. Angka yang sama juga dicatatkan Raul Gonzalez. Keduanya menduduki peringkat keempat dalam daftar pencetak gol terbanyak dan hanya kalah dengan Cristiano Ronaldo (134), Lionel Messi (120), dan Robert Lewandowski (73).

6. Bintang Chelsea, Christian Pulisic, menjadi pemain Amerika Serikat pertama yang sukses mencetak gol di semifinal Liga Champions. Selain itu, ia sekaligus tampil sebagai penggawa termuda milik The Blues yang berhasil membobol gawang lawan dalam sebuah duel semifinal dengan usia 22 tahun ditambah 221 hari.


Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPIONS 2021 atau tulisan menarik lainnya Beni Jo
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Ibnu Azis
DarkLight