tirto.id - Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu alternatif mendapatkan rumah dengan cara cara dicicil. KPR adalah fasilitas kredit yang ditawarkan oleh perbankan kepada nasabah perorangan yang akan membeli rumah.
Nasabah dapat menempati rumah meskipun belum dilunasi sehingga pembayaran dapat dilakukan rutin setiap bulan sesuai perjanjian dengan perbankan.
Jumlah uang yang nantinya harus dilunasi dalam jangka waktu tertentu harus dipertimbangkan dan diketahui oleh nasabah. Oleh karena itu penting untuk mengetahui cara hitung KPR karena dana yang disiapkan tidak hanya biaya rumah saja melainkan pajak dan biaya lain-lain.
Kalkulasi KPR ini dapat mengetahui bunga dari bank yang ditawarkan, masa kredit atau lama waktu pelunasan, hingga jenis bank yang ingin dipakai. Setiap bank memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, pastikan Anda sudah jelas jika perlu datanglah ke kantor cabang untuk lebih jelasnya.
Simulasi KPR Lengkap
Berikut contoh simulasi KPR untuk menghitung besaran dana yang harus disiapkan oleh nasabah:
- Harga rumah: Rp500.000.000
- Tenor (jangka waktu): 10 tahun (120 bulan)
- Bunga pinjaman: 14.6%/tahun (1,22%/bulan)
- Uang muka(DP): 20% (persen dari harga rumah)
Biaya Bank
- Biaya provisi: 1.5% (persen dari plafon)
- Biaya appraisal: Rp500.000
- Biaya administrasi: Rp450.000
Biaya lain-lain
- Biaya notaris: Rp12.000.000
- Biaya asuransi: Rp7.500.000
- NJOPTKP/NPTKP: Rp60.000.000
Merupakan nilai yang tidak kena pajak, tiap daerah berbeda dan berubah berjalan waktu.
Kalkulasi:
Hasil simulasi dari contoh diatas dapat dilihat melalui laman ini.
Link Simulasi KPR Bank BCA, Mandiri, BTN, BRI, dan Cara Hitung
Dari contoh di atas akan diketahui data pinjaman nasabah, KPR, biaya dan pajak, pembayaran pertama kali, hingga tabel angsuran lengkap yang harus dibayarkan oleh nasabah. Berikut beberapa link yang bisa dipakai untuk simulasi berdasarkan jenis bank: