Menuju konten utama

Kumpulan Bacaan Sholawat Haji Lengkap dengan Arti dan Amalannya

Bacaan selawat haji diamalkan sebagian muslim untuk berdoa agar dikabulkan keinginannya menjalankan ibadah haji. Simak kumpulan selawat haji berikut ini. 

Kumpulan Bacaan Sholawat Haji Lengkap dengan Arti dan Amalannya
Ilustrasi jemaah haji. Selawat haji digunakan untuk berdoa agar bisa menjalankan ibadah haji. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/nym.

tirto.id - Selawat haji diamalkan sebagian orang ketika memiliki keinginan kuat untuk melaksanakan ibadah haji. Bagaimana teks bacaan selawat haji dan artinya?

Salah satu syarat wajib haji ialah istitha'ahatau memiliki kemampuan. Mampu dalam hal ini meliputi urusan harta, fisik, mental, hingga aspek keamanan. Tidak semua muslim mampu mempersiapkan diri untuk bisa menjalankan ibadah haji.

Oleh sebab itu, setiap muslim hendaknya memiliki niat yang kuat dan ikhtiar untuk mewujudkan impian pergi haji. Salah satunya dengan memanjatkan doa secara istikamah di waktu syarat kemampuan lain belum dapat terpenuhi. Doa menjadi jalan bagi setiap muslim agar Allah mengabulkan setiap hajatnya, termasuk untuk pergi haji.

Bacaan Teks Selawat Haji dan Artinya

Berkaitan dengan istitha'ah dalam haji, seseorang harus mengupayakan dengan berbagai cara yang halal. Ia juga harus meningkatkan ketakwaan dan belajar lebih serius tentang agama, berdoa dengan sungguh-sungguh, hingga bertawakal pada Allah subhanahu wa ta'ala.

Adapun mengenai doa, seorang muslim dapat melakukan amalan seperti membaca selawat. Selawat yang dimaksud yaitu bacaan yang berisi doa seperti halnya selawat haji.

Berikut ini kumpulan teks selawat haji dan artinya yang dikutip dari NU Online:

1. Selawat Hajjiyah

Selawat hajjiyah mempunyai bacaan seperti berikut:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ، وَزِيَارَةَ حَبِيْبِكَ مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ اَفْضَلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلاَمِ، فِي صِحَّةٍ وَعَافِيَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.

Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin tuballighunaa bihaa hajja baitikal haraam wa ziyaarata qabri nabiyyika alaihi afdhalus shalaatu was salaamu fi luthfin wa ‘aafiyatin wa salaamatin wa bulughil maraam wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa barik wa sallim.

Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat ta'dzim kepada junjungan kami Muhammad, sebuah rahmat ta'dzim yang dengannya Engkau mengantarkan kami [memenuhi ibadah] haji ke rumah-Mu yang Mulia, dan menziarahi kubur nabi-Mu, kepadanya semoga tercurahkan seutama-utama rahmat ta'dzim dan salam sejahtera dalam kelembutan, kesegar bugaran, keselamatan dan sampainya tujuan, juga kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya, dan salam sejahtera kepadanya,"

Syekh Ahmad Qusyairi menuliskan selawat hajjiyah ini dalam kitab al-Wasiilatul Hariyyah Fi Al-Shalawati ‘ala khairil Bariyyah. Bacaan tersebut adalah isi teks selawat haji lengkap.

2. Selawat Jibril

Bacaan selawat Jibril seperti berikut:

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

Shalallaahu ‘ala Muhammad

Artinya: "Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad."

Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam kitab Kifayatul Atqiya wa Minhajul Ashfiya menjelaskan, salah satu keutamaan selawat Jibril adalah pemenuhan hajat dan harapan.

3. Sholawat Tausi'ul Arzaq

Bacaan selawat tausi'ul arzaq seperti berikut:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُوَسِّعُ بِهَا عَلَيْنَا الْأَرْزَاقَ وَيُحْسِنُ بِهاَ لَناَ الْأَخْلَاقَ وَعَلَى آلِهِ وِصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammadin sholatan tuwassi’u biha ‘alainal arzaqa wa tuhassinu biha lanal akhlaqa wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, rahmat yang meluaskan rezeki bagi kami, yang menjadikan akhlak kami baik, dan semoga Allah melimpahkan rahmat kepada segenap keluarga dan sahabatnya.”

Baca juga artikel terkait HAJI 2025 atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Edusains
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Dhita Koesno
Penyelaras: Ilham Choirul Anwar