Menuju konten utama

Ketum PAN Zulhas Singgung Pilgub DKI Jakarta 2017 Paling Buruk

Zulhas menyoroti saat Pilpres 2019, capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi juga menimbulkan perpecahan yang timbul pada masyarakat.

Ketum PAN Zulhas Singgung Pilgub DKI Jakarta 2017 Paling Buruk
Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan pers usai memberikan kuliah umum di Universitas Panca Bhakti, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (2/9/2023). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nym.

tirto.id - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung buruknya Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta pada 2017 silam. Dia menuturkan kala itu masyarakat terpecah belah karena politik identitas.

"Dan yang buruk sudah lewat. Yang paling buruk Pemilu itu waktu Pilgub DKI [2017]," kata Zulhas saat berpidato di Acara Maulid Nabi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/10/2023).

"Ya waktu itu ada Pak Anies dan Pak Ahok," lanjutnya.

Tidak hanya saat Pilgub DKI Jakarta, Zulhas juga menyoroti saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi juga menimbulkan perpecahan. Dari dua fenomena tersebut, Zulhas berharap Pemilu 2024 ini akan berlangsung dengan lancar dan baik tanpa adanya perpecahan antara warga Indonesia.

"Saya beri judul kompetisi persaudaraan," ucapnya.

Untuk diketahui, pada Pilgub 2017 terjadi polarisasi antara pendukung Calon Gubernur Anies Baswedan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Hal tersebut lantaran Ahok melontarkan pernyataan yang dinilai menodai agama.

Pendukung Anies melakukan demonstrasi besar-besaran untuk mendesak pemerintah melakukan proses hukum terhadap Ahok. Alhasil, Anies Baswedan keluar sebagai Gubernur DKI 2017 dan Ahok dipenjara.

Kemudian, pada Oktober 2017 Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 di Istana Negara, Jakarta. Gubernur dan Wagub terpilih DKI Jakarta Anies-Sandi melakukan kirab di lingkungan Istana Kepresidenan mulai dari Istana Merdeka hingga Istana Negara.

Keduanya tiba di ruangan Istana Negara pada sekitar pukul 15.55 WIB sebelum Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla.

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Hukum
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Intan Umbari Prihatin