Menuju konten utama
Informasi Kesehatan

Ketahui Gejala Radang Ginjal, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gejala radang ginjal bervariasi tergantung dari jenis radangnya, dan bagaimana cara mengatasinya?

Ketahui Gejala Radang Ginjal, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi radang ginjal. foto/IStockphoto

tirto.id - Ginjal merupakan organ dalam yang penting sebagai penyaring tubuh Anda.

Setiap manusia memiliki dua ginjal berbentuk seperti kacang yang menjadi sistem pembuangan limbah yang canggih.

Ginjal mampu memproses 120 hingga 150 liter darah per hari dan membuang hingga 2 liter produk limbah dan kelebihan air melalui urine.

Kementerian Kesehatan mengungkapkan fungsi ginjal selain memproduksi urine, juga sebagai keseimbangan cairan.

Mengingat pentingnya ginjal, hindari hal yang menyebabkan ginjal menjadi radang dan sakit.

Nefritis menyebabkan satu atau kedua ginjal menjadi meradang dan mengeluarkan protein dalam urine.

Dalam jurnal TGH, nefritis adalah peradangan yang terjadi pada ginjal. Organ-organ penting ini membersihkan darah dengan cara menyaring kelebihan cairan dan racun, serta mengeluarkannya dalam bentuk urine.

Namun ginjal yang meradang dapat mengeluarkan protein ke dalam urine, yang dapat mengganggu kemampuan tubuh menyerap air dan menyebabkan pembengkakan jaringan.

Jenis radang ginjal

Dilansir dari Healthline, nefritis atau radang ginjal memiliki 3 jenis yang perlu Anda perhatikan, berikut beberapa jenis nefritis akut :

1. Nefritis interstisial

Pada radang ginjal jenis ini, ruang antara tubulus ginjal menjadi meradang. Peradangan ini menyebabkan ginjal membengkak. Jenis ini sering terjadi akibat reaksi alergi obat atau antibiotik.

2. Pielonefritis

Adalah peradangan pada ginjal karena infeksi bakteri. Infeksi ini dimulai di dalam kandung kemih dan kemudian bermigrasi ke ureter dan masuk ke ginjal.

Ureter adalah dua tabung yang mengangkut urine dari masing-masing ginjal ke kandung kemih.

Sebagian besar jenis ini disebabkan oleh infeksi bakteri E.coli. bakteri jenis ini biasanya ditemukan di usus besar dan dikeluarkan melalui tinja.

3. Glumerulonefritis

Jenis nefritis akut ini menghasilkan peradangan pada glomeruli. Ada jutaan kapiler di dalam setiap ginjal.

Glomeruli merupakan kelompok kecil kapiler yang mengangkut darah dan berperilaku sebagai unit penyaringan.

Glomeruli yang rusak dan meradang tidak bisa menyaring darah dengan baik.

Penyebab utama infeksi ginjal jenis ini tidak diketahui, namun beberapa kondisi dapat menyebabkan infeksi seperti pada masalah abses yang pecah dan mengalir ke ginjal, adanya riwayat kanker, dan masalah sistem kekebalan tubuh.

Gejala Radang Ginjal

Dalam jurnal Healthline dijelaskan gejala radang ginjal akut bervariasi, tergantung jenis radangnya, dan berikut ini gejala paling umum dari ketiga jenis radang di atas:

  1. Nyeri di panggul
  2. Rasa sakit atau sensai terbakar saat buang air kecil
  3. Sering buang air kecil
  4. Urine menjadi keruh
  5. Terdapat darah atau nanah dalam urine
  6. Rasa sakit di daerah ginjal atau perut
  7. Pembengkakan tubuh, umumnya di wajah dan kaki
  8. Muntah
  9. Demam
  10. Tekanan darah tinggi

Cara Perawatan Radang Ginjal

Perawatan atau pengobatan radang ginjal berpusat pada pengurangan peradangan ginjal dan mengatasi penyebab dasarnya, berikut ini beberapa cara mengatasi radang ginjal:

  • Obat anti-inflamasi
  • Lakukan perubahan pola makan untuk membatasi konsumsi garam, kalium dan protein
  • Mengurangi asupan cairan
  • Obat untuk mengontol tekanan darah tinggi
  • Pengobatan antibiotik untuk infeksi terkait
  • Dilakukan analisis atau transplantasi ginjal untuk dapat dipertimbangkan jika diperlukan guna mengembalikan fungsi ginjal
Untuk mengantisipasi terjadinya radang ginjal, kementerian kesehatan telah menyediakan layanan untuk deteksi dini bagi masyarakat, minimal setiap 1 tahun sekali, baik itu tingkat RT maupun RW. Layanan tersebut dalam bentuk Posyandu untuk usia produktif dan lansia.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Citra Sari

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Citra Sari
Penulis: Citra Sari
Editor: Dhita Koesno