Menuju konten utama

Kenali 12 Manfaat Jambu Biji: Sehatkan Jantung hingga Cegah Penuaan

Manfaat jambu biji untuk kesehatan: menambah kekebalan tubuh, mencegah penyakit jantung dan melawan penuaan dini.

Kenali 12 Manfaat Jambu Biji: Sehatkan Jantung hingga Cegah Penuaan
Ilustrasi jambu biji. FOTO/IStockphoto

tirto.id - Jambu biji merupakan buah tropis dengan kulit hijau kekuningan yang awalnya tumbuh di pepohonan di Amerika Tengah. Nama latin untuk pohon jambu biji yang umum adalah Psidium guajava .

Dikutip dari Medical News Today, jambu biji juga digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai kondisi kesehatan. Orang menggunakan teh daun jambu biji sebagai pengobatan diare di beberapa negara, termasuk India dan Cina.

Sementara di Meksiko, orang secara tradisional menggunakan daging buahnya untuk menyembuhkan luka.

Manfaat jambu biji untuk kesehatan sangatlah banyak. Satu porsi atau 100 gram buah ini mengandung 68 kalori dan 8,92 gram gula. Jambu biji juga kaya kalsium karena mengandung 18 gram mineral per 100 gram buah.

Buah ini juga mengandung 22 gr magnesium per 100 gr buah, serta sejumlah besar fosfor dan kalium- 40 dan 417 gr per 100 gram.

Manfaat Jambu Biji

Berikut ini beberapa manfaat jambu biji untuk kesehatan dan kulit yang perlu diketahui seperti dilansir situs Food NDTV:

1. Menyehatkan Jantung

Buah jambu biji membantu meningkatkan keseimbangan natrium dan kalium tubuh, sehingga mengatur tekanan darah pada penderita hipertensi.

Jambu biji juga membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat (LDL), yang berkontribusi pada perkembangan penyakit jantung. Buah ajaib ini meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

2. Penambah Kekebalan Tubuh

Jambu biji adalah salah satu sumber terkaya vitamin C. Buah jambu biji mengandung 4 kali lipat kandungan vitamin C yang ada pada jeruk.

Vitamin C-nya membantu meningkatkan kekebalan dan melindungi tubuh dari infeksi dan patogen umum. Selain itu, juga menjaga kesehatan mata.

3. Menurunkan Resiko Kanker

Kandungan likopen, quercetin, vitamin C dan polifenol yang ada di jambu bji bertindak sebagai antioksidan kuat yang menetralkan radikal bebas yang dihasilkan dalam tubuh, sehingga mencegah pertumbuhan sel kanker.

Buah jambu biji terbukti sangat berhasil dalam mengurangi risiko kanker prostat dan juga menghambat pertumbuhan sel kanker payudara karena kaya akan likopen.

4. Mencegah Diabetes

Karena kandungan serat yang kaya dan indeks glikemik yang rendah, jambu biji mencegah perkembangan diabetes.

Sementara indeks glikemik yang rendah menghambat lonjakan kadar gula yang tiba-tiba, kandungan seratnya memastikan kadar gula diatur dengan baik.

5. Mengobati Sembelit

Buah ini adalah salah satu sumber serat makanan terkaya dibandingkan dengan buah-buahan lainnya dan hanya 1 jambu biji memenuhi sekitar 12 persen dari asupan serat yang direkomendasikan per hari, yang membuatnya sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.

Biji jambu biji, jika dicerna utuh atau dikunyah, juga berfungsi sebagai pencahar yang sangat baik, membantu pembentukan gerakan usus yang sehat .

6. Meningkatkan Penglihatan

Karena adanya Vitamin A, jambu biji terkenal sebagai penguat kesehatan penglihatan. Itu tidak hanya dapat mencegah penurunan penglihatan, tetapi juga meningkatkan penglihatan.

Rutin mengonsumsi jambu biji akan membantu memperlambat munculnya katarak dan degenerasi makula. Meskipun jambu biji tidak sekaya vitamin A seperti wortel, tapi tetap merupakan sumber nutrisi yang sangat baik.

7. Baik Dikonsumsi Saat Hamil

Jambu biji juga bermanfaat bagi ibu hamil karena mengandung asam folat, atau vitamin B-9, yang dianjurkan untuk ibu hamil karena dapat membantu mengembangkan sistem saraf bayi dan melindungi bayi baru lahir dari gangguan saraf.

8. Penghilang Stres

Magnesium dalam buah ini bertanggung jawab atas salah satu dari banyak manfaat jambu biji, membantu mengendurkan otot dan saraf tubuh.

Jadi setelah latihan keras atau hari yang panjang di kantor, jambu biji adalah buah yang dibutuhkan untuk mengendurkan otot, melawan stres, dan memberi sistem Anda dorongan energi yang baik.

9. Baik untuk Otak Anda

Jambu biji mengandung vitamin B3 dan vitamin B6, juga dikenal sebagai niasin dan piridoksin, yang membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, merangsang fungsi kognitif dan merilekskan saraf.

10. Menurunkan Berat Badan

Ingin menurunkan berat badan? Konsumsi saja jambu biji. Tanpa mengorbankan asupan protein, vitamin, dan serat, jambu biji membantu Anda menurunkan berat badan dengan mengatur metabolisme.

Jambu biji menjadi camilan yang sangat mengenyangkan dan memuaskan nafsu makan dengan sangat mudah. Jambu biji, terutama jambu biji mentah, juga memiliki kandungan gula yang jauh lebih sedikit dibandingkan apel, jeruk, anggur, dan buah-buahan lainnya.

11. Mengobati Batuk dan Pilek

Jambu biji memiliki salah satu jumlah vitamin C dan zat besi tertinggi di antara buah-buahan, dan keduanya terbukti dapat mencegah infeksi flu dan virus.

Jus jambu biji mentah dan belum matang atau rebusan daun jambu biji sangat membantu dalam meredakan batuk dan pilek karena membantu mengeluarkan lendir dan mendisinfeksi saluran pernafasan, tenggorokan dan paru-paru.

13. Anti Penuaan

Jambu biji kaya akan vitamin A, vitamin C dan antioksidan seperti karoten dan likopen yang membantu melindungi kulit dari kerutan. Makan jambu biji setiap hari bisa menjauhkan garis halus yang muncul di wajah dan leher.

Kulit Jambu biji juga membantu mengembalikan kecerahan dan kesegaran kulit. Raih manfaatnya dengan membuat scrub jambu biji di rumah.

Yang harus dilakukan adalah menumbuk beberapa daging jambu biji dengan kuning telur dan mengaplikasikannya di wajah.

Bilas setelah 20 menit dengan air hangat. Saat digunakan sekali atau dua kali seminggu, scrub ini akan mengangkat sel-sel mati dari kulit Anda dan mencerahkan warna kulit Anda.

Jambu biji juga merupakan sumber Vitamin K yang bagus, yang membantu menghilangkan perubahan warna kulit, lingkaran hitam, kemerahan dan iritasi jerawat.

Baca juga artikel terkait JAMBU BIJI atau tulisan lainnya dari Dhita Koesno

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Dhita Koesno
Editor: Agung DH

Artikel Terkait