Kemenkes Dapat Tambahan Bujet Rp25,4 Triliun di RAPBN 2021

Oleh: Haris Prabowo - 14 Agustus 2020
Kemenkes mendapat tambahan bujet Rp25,4 triliun di RAPBN 2021 untuk penyiapan vaksin dan ketahanan kesehatan nasional.
tirto.id - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan kementeriannya menyiapkan anggaran sebesar Rp84,3 triliun dalam RAPBN 2021. Di luar anggaran itu, Kemenkes juga mendapat tambahan bujet Rp25,4 triliun untuk penyiapan vaksin dan ketahanan kesehatan nasional.

Tambahan anggaran itu berdasarkan Surat Bersama Kementerian Keuangan No.S-692/MK.02/2020 dan Menteri PPN/Kepala Bappenas No.B.636/M.PPN/D.8/KU.01.01/08/2020.

“Sesuai visi dan misi Bapak Presiden dan RPJMN 2024," kata Terawan saat konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2021, Jumat (14/8/2020) sore.

Dari dana sebesar Rp84,3 triliun itu, sebesar Rp7,3 triliun akan dialokasikan untuk gaji dan operasional, Rp13,3 triliun dialokasikan untuk kegiatan tupoksi, hingga Rp13,9 triliun untuk peningkatan pelayanan RS dan Poltekkes.

"Kami mempunyai komitmen menjalankan program prioritas untuk visi dan misi Bapak Presiden, mengendalikan berbagai penyakit dan penurunan angka stunting (gizi buruk)," kata Terawan.

Ia menambahkan, “Kami akan sungguh-sungguh menjalankan program yang berdampak langsung terhadap kepentingan nasional dan mendukung sektor ekonomi nasional.”

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kalau anggaran Kemenkes naik menjadi 6,2 persen dari total keseluruhan APBN 2021. Salah satu alasannya, anggaran akan digunakan untuk pemulihan Covid-19 dan untuk vaksin.

“6,2 persen itu di atas dari mandat UU. Akan ada pemulihan akibat Covid-19 akan dijaga dan untuk vaksin, untuk nutrisi ibu hamil, penguatan sinergi, dan daerah untuk supply side dan health security," kata Sri Mulyani.


Baca juga artikel terkait RAPBN 2021 atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Abdul Aziz
DarkLight