tirto.id - Wajah Mbah Marsyiah terlihat semringah saat turun dari bus pada Jumat pagi (22/5/2026). Jemaah yang tergabung dalam kloter 112 Embarkasi Surabaya (SUB) ini memungkasi pemberangkatan fase jemaah haji gelombang kedua yang tiba di Makkah pada musim haji 2026.
Mbah Marsyiah saat ini berusia 104 tahun. Ia adalah jemaah haji tertua asal Indonesia. Meski sudah tidak muda lagi, tapi Mbah Marsyiah yang berasal dari Kediri, Jawa Timur ini terlihat sehat. Bahkan saat turun dari bus menuju kursi roda, ia masih kuat berjalan kaki.
“Tiap hari jalan-jalan di rumah, ya enggak lama, masih kuat jalan-jalan,” kata Mbah Marsyiah, saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) di Sektor 4 Wilayah Syishah-Raudhah, Makkah, Jumat (22/5/2026).

Mbah Marsyiah naik haji ditemani anaknya yang nomor dua. Mbah Marsyiah akan melaksanakan umrah wajib pada Jumat malam ini sekitar pukul 22.00. Kemudian, Mbah Marsyiah bersama jutaan jemaah dari seluruh dunia akan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah nanti.
Selama di pesawat, Mbah Marsyiah mengaku tidak bisa tidur. Apalagi ini pengalaman pertama kali perjalanan jauh naik pesawat. "Ya enak toh, orang gak pernah keluar," kata Mbah Marsyiah sambil tertawa.
Mbah Marsyiah mengaku perjalanan dari Juanda menuju Jeddah berjalan lancar. Ia juga mengaku tidak kecapekan.
"Iya lancar, tidak ada apa-apa. Lagian setirnya (jalan pesawat) halus kok. Kencang sekali begitu," kata Mbah Marsyiah tertawa.
Berangkat ke Tanah Suci Hasil Menabung Bertahun-tahun
Mbak Marsyiah mengaku daftar haji berkat menabung bertahun-tahun. Ia jualan jenang.
"Saya menabung sedikit-sedikit begitu, saya masukkan kaleng, lalu saya simpan. Nanti kalau ada kurangnya, ditambahkan anak saya," kata Mbah Marsyiah.

Mbah Marsyiah mendaftar haji pada 2021. Ia mengantre lima tahun karena masuk daftar prioritas usia lanjut atau lansia. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memang memberikan porsi khusus bagi pendaftar lansia dengan masa tunggu lima tahun.
Per Jumat (22/2026), jumlah jemaah haji reguler yang telah tiba di Tanah Suci sebanyak 202.638 jemaah atau sudah 99,66 persen dari total jemaah yang berjumlah 203.320.
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























