Kasus OTT Politik Uang Caleg Kubu 02, BPN: Harus Diteliti Dahulu

Oleh: Haris Prabowo - 17 April 2019
Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahean, merespons isu tertangkapnya beberapa kasus OTT yang diduga kasus politik uang, yang melibatkan caleg-caleg dari kubu 02.
tirto.id - Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahean, merespons isu tertangkapnya beberapa kasus OTT yang diduga kasus politik uang, yang melibatkan caleg-caleg dari kubu 02.

Ia menilai hal tersebut harus diteliti terlebih dahulu untuk jangan terlalu mudah memutuskan sesuatu bahwa itu adalah money politics.

"Bisa saja dana yang disiapkan adalah dana untuk saksi. Harus dibedakan dana yang untuk saksi atau dana yang untuk money politic, menyuap rakyat untuk memberikan suaranya. Jadi kita harus hati-hati bersikap, hati-hati memberikan pernyataan, sebaiknya biarkan Bawaslu bekerja, diperiksa, diteliti, apakah dana itu untuk money politics atau untuk dana saksi," kata Ferdinand saat dihubungi wartawan Tirto, Rabu (17/4/2019) siang.

Ia mengambil salah satu contoh yang terjadi di Jakarta, yang sempat melibatkan Ketua DPD Gerindra Jakarta M Taufik. Ia menilai kasus tersebut hanya ditemukan delapan amplop berisi uang Rp500 ribu.

"Masa itu untuk money politics menyuap rakyat membeli suara? Saya pikir tak mungkin kalau cuma delapan. Memang dana itu untuk kepentingan saksi," katanya.

"Jadi harus dicermati betul-betul jangan mudah menyimpulkan bahwa telah terjadi money politics, tapi kalau berdasarkan penelitian dan pengusutan nantinya memang dana itu money politics-nya ya silakan diberikan sanksi yang sesuai berlaku," tambahnya.

Beberapa hari terakhir muncul enam kasus OTT politik uang yang melibatkan caleg-caleg Gerindra. Salah satunya Danang Wicaksono, caleg dari kubu 02 Prabowo di dapil Yogyakarta. Tak hanya Gerindra, di beberapa daerah juga tertangkap OTT caleg dari PKS.







Baca juga artikel terkait PEMILU 2019 atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Politik)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Maya Saputri
DarkLight