tirto.id - Seorang ibu yang sedang menggendong bayi dipaksa turun dari kendaraan daring oleh sejumlah ojek pangkalan (opang) di depan Stasiun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kejadian tersebut terekam dalam video dan menyebar luas di media sosial, memicu kemarahan publik. Dalam rekaman itu, sejumlah pria menghampiri mobil online dan meminta ibu serta bayinya untuk segera turun. Padahal, kondisi saat itu sedang hujan deras.
"Bayangkan saja, hujan deras, ibu itu bawa bayi, tapi tetap dipaksa turun. Saya sendiri lihat langsung kejadiannya. Kalau saya enggak tahan diri, mungkin sudah adu fisik di situ," kata seorang saksi mata berinisial RZ yang merekam dan mengunggah video tersebut.
Menurut RZ, para opang berdalih bahwa mobil online dilarang masuk ke area stasiun. Namun, tindakan memaksa penumpang, apalagi seorang ibu dan bayi, dinilainya sangat tidak manusiawi.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, langsung merespons cepat insiden yang viral tersebut. Intan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Ia telah melaporkan kejadian itu ke aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti secara serius.
“Sudah saya laporkan ke polisi. Itu ranah hukum,” tulis Intan saat dimintai konfirmasi dikutip Minggu (27/7/2025).
Intan menyampaikan keprihatinannya atas perlakuan yang diterima ibu dan bayi dalam peristiwa tersebut. Ia berharap tidak ada lagi intimidasi serupa di ruang publik.
Pengamat Kebijakan Publik, Ahmad Priyatna dari RIGHTS, menilai pemerintah daerah harus segera turun tangan menyelesaikan masalah klasik ini. Ia mendorong adanya regulasi yang jelas soal zona penjemputan dan larangan intimidasi antar moda transportasi.
"Pemerintah tidak bisa hanya menjadi penonton. Perlu zonasi jelas, edukasi untuk para pelaku transportasi, dan tentunya sanksi tegas bagi pihak-pihak yang melakukan intimidasi atau kekerasan," kata Ahmad.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepolisian Sektor Tigaraksa, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, maupun Pemprov Banten. Warga berharap para pelaku intimidasi dalam video segera diproses secara hukum dan dilakukan penataan menyeluruh di kawasan stasiun.
====
Tangsel_Update adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.
Penulis: Tangsel_Update
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id































