Kades Curhat soal SPJ Ruwet, Jokowi: Saya Lihat SPJ Itu Pusing Juga

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 29 Mar 2022 16:23 WIB
Presiden Jokowi memerintahkan agar ketentuan pengajuan SPJ lebih dipermudah bagi para kepala desa.
tirto.id - Para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) mengeluhkan sulitnya pencairan Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Presiden Jokowi pun memerintahkan agar ketentuan SPJ lebih dipermudah.

Dalam acara APDESI di Jakarta, Selasa (29/3/2022), Ketua APDESI Surta Wijaya mengeluhkan di depan Presiden Jokowi agar aturan pencairan SPJ dipermudah. Ia mengaku beberapa kepala desa kewalahan dengan aturan tersebut.

"[ketentuan SPJ] simpel sesuai dengan arahan orangtua kita Bapak Presiden, jangan susah-susah itu SPJ kepala desa. Betul?" Kata Surta Wijaya di lokasi, Selasa.

"Kita selalu ingat orangtua kita jangan susah-susah SPJ masa BLT aja regulasinya 92 lembar. Stres kita melihat itu regulasi saya bilang. Nggak usah. Simple," tegas Surta Wijaya.

Jokowi langsung menjawab soal keluhan tersebut. Ia mengaku pemerintah mengalokasikan uang hingga Rp68 triliun untuk desa. Ia juga meminta agar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mengurus lebih mudah.

"Untuk tahun ini total yang ditransfer nantinya Rp68 triliun, ini sampai pagi tadi saya cek sudah berapa sih serapannya, masih 13,5 persen. Mungkin juga tadi keluhan dikarenakan apa laporan SPJ-nya yang terlalu ruwet dan bertele-tele, betul? Pak Mendagri ini coba diurus dengan Kementerian Keuangan agar yang namanya SPJ itu tidak ruwet-ruwet lah," kata Jokowi di lokasi.

Jokowi beralasan SPJ para kepala desa dipermudah agar bisa memeriksa banyak hal seperti soal pembangunan jalan maupun pembangunan irigasi. Ia mengaku tidak ingin kepala desa mengurusi SPJ. Jokowi pun mengaku pusing liat SPJ. Oleh karena itu, ia ingin sistem SPJ lebih mudah.

"Saya lihat SPJ itu pusing juga. Saya aja yang lihat aja pusing apalagi yang melaksanakan," kata Jokowi.

"Tapi saya sudah bolak-balik perintah mengenai ini ternyata enggak mudah juga merubah sistem akuntansi kita, tapi moga-moga setelah keluhan ini nanti ditindaklanjuti oleh Mendagri agar semuanya lebih simpel dan lebih mudah lebih sederhana," tutur Jokowi.

Baca juga artikel terkait REFORMASI BIROKRASI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri

DarkLight